TRIBUNJUALBELI.COM – Mantan ibu negara Amerika Serikat (AS), Rosalynn Carter, meninggal pada Minggu (19/11) sekitar pukul 14.10, di rumahnya di Plains, Georgia, dalam usia 96 tahun.
The Carter Center dalam pernyataan yang dicuit melalui X, yang dulunya dikenal sebagai Twitter, menyatakan “Ia meninggal dalam damai, dengan keluarga di sisinya.”
Rosalynn Carter menikah selama 77 tahun dengan Jimmy Carter, Presiden AS ke-39 dan penerima Nobel Perdamaian 2022, yang kini berusia 99 tahun.
Baca Juga: Kenali Penyakit Demensia yang Akan Menyerang Wanita di Masa Tua
Keluarga Carter mengumumkan awal tahun ini bahwa Rosalynn mengidap demensia.
Dia mulai memperoleh perawatan berstandar rumah sakit di rumahnya pada Jumat 17 November 2023.
Suaminya juga menerima perawatan berstandar rumah sakit di kediaman mereka di Plains, Georgia.
Untuk mengenali gejala demensia, dilansir dari berbagai sumber berikut ini merupakan gejala awal demensia dan pola makan untuk mencegahnya.
1. Gejala Demensia di Usia Tua
Dilansir dari halodoc, tahap awal demensia dapat menimbulkan gejala berikut ini:
2. Sulit menghadapi perubahan
Misalnya, kesulitan menerima perubahan jadwal atau lingkungan.
3. Gangguan pada memori jangka pendek
Pengidap demensia dapat mengingat peristiwa 15 tahun yang lalu dengan baik. Namun, tidak dapat mengingat apa yang baru saja terjadi.
4. Sulit memilih kata-kata yang tepat
Ingatan atau asosiasi kata-kata jadi terasa lebih sulit.
5. Mengulang-ulang sesuatu
Misalnya menanyakan pertanyaan yang sama, menyelesaikan pekerjaan yang sama, atau menceritakan kisah yang sama berkali-kali.
Beli Disini Kapsul Bawang Putih Tazakka Obat Herbal Alzheimer Demensia Jantung Ori
6. Bingung dengan arah
Tempat-tempat yang dulu dikenal dengan baik mungkin sekarang terasa asing. Mereka mungkin juga kesulitan dengan rute mengemudi yang telah mereka ambil selama bertahun-tahun karena tidak lagi terlihat familiar.
7. Sulit mencerna kata-kata lawan bicara
Pengidap demensia dapat merasa sulit mengikuti cerita atau deskripsi seseorang.
8. Perubahan suasana hati
Depresi, frustrasi, dan kemarahan tidak jarang terjadi pada pengidap demensia.
9. Kehilangan minat
Misalnya kehilangan minat pada hobi atau kegiatan yang pernah mereka nikmati.
10. Kebingungan
Orang, tempat, dan acara mungkin tidak lagi terasa familiar. Pengidap demensia mungkin tidak mengingat orang yang mereka kenal.
11. Kesulitan menyelesaikan tugas sehari-hari
Pengidap demensia dapat mengalami kesulitan melakukan tugas yang telah mereka lakukan selama bertahun-tahun.
Pola Makan untuk Menghindari Demensia
1. Mengonsumsi Ikan
Asam lemak omega-3 yang terdapat pada ikan tampaknya dapat menjaga otak tetap dalam kondisi prima.
Sebuah studi tahun 2009 yang diambil dari jurnal PLEFA mengaitkan penurunan kadar lemak omega-3 dengan penurunan mental dan risiko demensia atau alzheimer yang lebih tinggi.
Beli Disini Obat Parkinson Kerusakan Saraf Tremor Alzheimer Demensia Herbal
Sementara itu, studi lain yang dimuat dalam jurnal Archives of Neurology sampai pada kesimpulan yang sama setelah meneliti kelompok komunitas besar.
Peneliti studi menemukan, peserta yang makan lebih banyak asam lemak omega-3 dapat melindungi otak mereka.
Perlu diingat, asupan asam lemak omega-3 dari suplemen tidak dapat dibandingkan dengan asam lemak omega-3 yang diserap ketika kita makan ikan.
Intinya, makanlah ikan demi mendapatkan manfaat dari nutrisi asam lemak omega-3, bukan hanya mengandalkan suplemen.
2. Mengonsumsi sayuran dan biji-bijian
Mengutip Web MD, kamu membutuhkan salad, satu sayuran lain, dan tiga porsi biji-bijian setiap hari.
Sayuran apa pun bisa digunakan, tetapi sawi, kangkung, dan bayam sangat baik.
3. Menggunakan minyak zaitun
Guna menjaga ketajaman otak di masa tua, gantilah minyak berlemak dengan minyak zaitun.
Satu studi terbaru di tahun 2022 yang dimuat dalam Journal of American College of Cardiology meneliti sebanyak 92.000 peserta.
Ditemukan, peserta yang makan minyak zaitun dalam jumlah tinggi memiliki risiko 29 persen lebih rendah untuk mengalami kematian akibat demensia atau penyakit lain yang berkaitan dengan sistem saraf.
Hasil itu dibandingkan dengan peserta yang tidak memakan minyak zaitun dalam diet mereka.
4. Buah beri
Studi yang diterbitkan dalam situs web Rutgers membuktikan, buah beri mengandung senyawa antioksidan dan flavonoid yang tidak hanya memperlambat penurunan mental, melainkan juga melawan demensia.
Buah beri mampu mencegah oksidasi (proses hilangnya satu atau lebih elektron dalam suatu zat) dan menghilangkan banyak hal negatif dari diet tinggi lemak.
Adapun studi terpisah yang diambil dari jurnal Annals of Neurology juga memberikan kesimpulan serupa.
Semakin banyak buah beri yang dikonsumsi individu, kondisi mental mereka akan semakin lambat menurun.
Nah itu dia, merupakan beberapa jenis makanan untuk mencegah demensia dan gejala yang terjadi jika kamu mengalami demensia. (*)
(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)





















Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!