TRIBUNJUALBELI.COM – Belum lama ini, viral sebuah unggahan rontgen kaki yang tampak mengalami patah tulang.
"(Titipan) Tetanggaku anaknya kecelakaan, ini hasil rongten kakinya. Katanya harus dioperasi, tapi pihak keluarga bawa pulang dan milih buat diurut aja. Apa gak bahaya ya dok?" tulis pengunggah.
Unggahan tersebut dimuat di akun X (sebelumnya Twitter) pada Senin, 4 September 2023 oleh @BaseAnakFK.
Baca Juga: Cara Klaim Biaya Pengobatan Autisme dan Down Syndrome Melalui BPJS Kesehatan
Patah tulang atau fraktur adalah kondisi terputusnya keutuhan susunan tulang pada tubuh manusia.
Saat tulang mendapat atau terkena tekanan yang lebih besar daripada yang bisa ditahannya terjadilah patah tulang.
Kekuatan ini biasanya terjadi secara tiba-tiba atau sangat kuat, seperti jatuh, serangan benda keras, dan cedera olahraga.
Cek Harga Sewa Kursi Roda Harga Ekonomis - Pekanbaru
Terdapat kondisi patah tulang yang boleh dan tidak dioperasi, kondisi patah tulang yang tidak perlu dioperasi misalnya patah tulang pada anak-anak yang ujung-ujungnya tidak bergeser.
Kondisi seperti ini, bisa cukup dipasangi gips atau bidai sudah cukup dan tidak perlu operasi.
Yang menjadi masalah adalah ketika tidak mengetahui orang tersebut, memerlukan operasi atau tidak.
Untuk itu, rontgen sangat diperlukan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi patah tulangnya.
Pijat memang memiliki beberapa manfaat kesehatan, akan tetapi dipijat saat patah tulang tidak dianjurkan karena dapat berisiko menimbulkan beragam komplikasi kesehatan, yaitu:
Beli Disini Tongkat Kaki 1 Lurus untuk ALat Bantu Jalan
1. Bengkak berulang
Pada kondisi patah tulang, biasanya terjadi proses perdarahan.
Pada kondisi ini, tubuh memiliki mekanisme perdarahan sendiri guna membuat suatu proses penyembuhan tulang.
Pemijatan yang dilakukan pada saat kondisi patah tulang dapat menyebabkan penekanan kembali pada jaringan lunak sekitar dan tulang itu sendiri, sehingga pendarahan baru bisa terjadi.
Akibat perdarahan yang disebabkan gesekan tulang dan jaringan lunak ini maka darah akan menumpuk di satu tempat yang akhirnya akan terlihat kondisi bengkak pada tampak fisik luar.
Cek Harga Tempat Sewa Kursi Roda Traveling Nganjuk Jombang - Mojokerto
2. Nyeri hebat
Pada kondisi patah tulang, rangsangan nyeri seseorang akan meningkat.
Tindak pemijatan akan menambahkan sensasi nyeri hebat melalui sentuhan, bahkan penekanan.
Bengkak yang dihasilkan karena pemijatan juga dapat menekan syaraf di sekitar anatomi letak patah tulang yang akhirnya akan mentransfer rangsangan nyeri.
3. Kelainan struktur tulang
Tak sedikit pasien yang datang ke dokter dengan keadaan tangan atau kaki yang sudah bengkok usai pemijatan.
Sebenarnya, tulang bisa menyatu kembali dengan sendirinya walaupun dengan proses yang sangat panjang, yakni bulanan bahkan tahunan.
Pada reposisi atau penempatan tulang kembali ke bentuk awal dengan pemijatan sangat berisiko, apalagi bila penempatan tulang tidak tepat.
Kemungkinan untuk terjadinya misalignment (kesalahan garis anatomi) sangat besar sehingga kondisi tulang bisa tidak lurus seperti sediakala.
Beli Disini Tongkat Ketiak Alat Bantu Jalan Tongkat Kruk
4. Infeksi
Infeksi biasanya terjadi pada kasus-kasus pemijatan yang dilakukan pada patah tulang terbuka.
Pada keadaan ini, darah, jaringan lunak, dan tulang terekspos ke dunia luar dan bertemu dengan bahan asing yang terkontaminasi.
5. Sindrom kompartemen
Sindrom kompartemen terjadi ketika tekanan berlebihan menumpuk pada ruang otot tertutup di dalam tubuh.
Sindrom kompartemen biasanya merupakan hasil dari perdarahan atau pembengkakan setelah cedera.
Tekanan tinggi yang berbahaya dalam sindrom kompartemen menghambat aliran darah ke dan dari jaringan yang terkena.
Ini bisa menjadi keadaan darurat, membutuhkan operasi untuk mencegah cedera permanen. Kaki, lengan, dan perut paling rentan terkena sindrom kompartemen.
Cek Harga Sewa Kursi Roda untuk Lansia - Mojokerto Kota
Nah itu dia beberapa komplikasi kesehatan yang bisa saja terjadi jika memijat tulang saat terjadi cidera atau membutuhkan operasi tulang.
Akan lebih baik segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. (*)
(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!