TRIBUNJUALBELI.COM – Peralatan dapur berbahan kayu masih menjadi pilihan banyak orang meskipun sudah ada peralatan lain yang berbahan logam, plastik, atau keramik.
Seperti cobek dan ulekan, talenan, spatula, peralatan makan hingga rak bumbu menggunakan bahan dasar kayu.
Bentuk yang tradisional menjadikan peralatan dapur berbahan kayu ini memiliki kesan aesthetic untuk di pandang.
Baca juga : Banyak yang Salah, Ini Cara Membersihkan Alat Dapur yang Benar
Peralatan dapur berbahan kayu ini sangat cocok buat kamu yang suka memotret makanan sebelum di santap.
Dibandingkan dengan logam atau stainless steel, peralatan berbahan dasar kayu ini memiliki beberapa keunggulan.
Salah satunya tidak akan menimbulkan goresan ketika bergesekan dengan peralatan dapur lainnya.
Dan peralatan kayu juga tidak akan mengubah cita rasa pada masakan.
Karena itu, peralatan kayu kerap di gunakan sebagai peralatan memasak anti-lengket.
Baca juga : Diam-diam, Alat-alat Dapur Ini Dianggap Berbahaya Bagi Kesehatan & Diantaranya Ada yang Keluarkan Racun
Keunggulan lainnya memakai peralatan dapur dari kayu dianggap lebih awet dan aman serta terbebas dari munculnya karat dan bakteri.
Karena sebagian besar peralatan dapur berbahan kayu dibuat dengan minyak mineral tertentu.
Yang dapat menciptakan permukaan netral yang lembap, dan tidak memungkinkan bakteri untuk tinggal.
Selain beberapa keunggulan yang telah disebutkan di atas, peralatan dapur berbahan kayu juga memiliki kelemahan.
Yaitu mudah rusak karena terbuat dari bahan alami.
Biasanya sering berlumut, menghitam, ataupun retak.
Baca juga : Cara Mudah Hilangkan Label pada Alat Dapur Tanpa Bahan Kimia
Untuk mencegah kejadian itu, kamu bisa mengantisipasinya dengan berbagai cara.
Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu terapkan untuk menjaga peralatan dapur dari bahan kayu.
1. Bersihkan dengan air panas dan sabun
Setelah selesai menggunakan peralatan dapur berbahan kayu, kamu harus segera mencucinya menggunakan air panas dan sabun untuk menghilangkan noda dan membunuh bakteri yang menempel.
Gosoklah menggunakan spons atau bantalan penggosok nilon pada saat mencucinya.
2. Lap hingga kering
Buang sisa air dari peralatan kayu setelah mencucinya dengan cara mengibas-ngibaskan atau mengeringkannya menggunakan handuk tangan atau lap bersih.
Tujuannya adalah untuk mencegah kayu menjadi lembap.
Karena kondisi yang lembap dapat mengakibatkan kayu cepat mengembang sehingga akan mempercepat timbulnya retakan.
Bukan hanya itu saja kayu yang lembap juga menimbulkan tumbuhnya jamur.
3. Rutin lakukan disinfeksasi
Alat dapur berbahan kayu biasanya sering digunakan untuk mengolah berbagai macam masakan yang berbahan daging, telur, atau ikan.
Jenis-jenis bahan makanan seperti itu bisa meninggalkan bakeri berbahaya pada permukaan kayu.
Untuk itu, perlu melakukan disinfeksasi pada perlatan dapur berbahan kayu.
Caranya adalah dengan membersihkan terlebih dahulu perlatan berbahan kayu dengan air panas yang sudah dicampur dengan cairan sabun cuci piring.
Lalu angkat dan letakkan peralatan kayu di permukaan tempat yang datar.
Taburi dengan 3% hydrogen peroxide dan diamkan selama 3 menit.
Setelah itu bilas dengan air dan gantungkan di tempat yang kering.
4. Hilangkan bau dengan lemon
Meskipun sudah dibersihkan, tetapi kadang tetap saja bau masakan masih melekat pada perlatan kayu, seperti bau bawang, ikan, daging, dan makanan beraroma kuat lainnya.
Untuk menghilangkan bau tersebut caranya sangat mudah hanya dengan menggunakan lemon atau jeruk nipis.
Gosoklah peralatan dapur berbahan kayu yang telah dibersihkan tadi dengan menggunakan potongan lemon atau jeruk nipis dan garam.
Gosok peralatan kayu hingga garam larut , kemudian bilas menggunakan air dan keringkan.
5. Simpan di tempat yang tidak lembap
Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menyimpan peralatan dapur berbahan kayu di tempat yang terpapar oleh sinar matahari.
Apabila dapur kamu tertutup, simpan saja di tempat yang tidak lembap seperti di dekat kompor.
Cara ini sangat ampuh untuk mencegah tumbuhnya jamur pada permukaan peralatan dapur berbahan kayu. (*)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!