zoom-in lihat foto Ini Alasan Kenapa Halimah Yacob Tak Mau Tinggal Di Istana Kepresidenan. Bukan Karena Ingin Dekat dengan Masyarakat Lho, Lalu?
Apartemen milik Halimah Yacob (grid.id)

TRIBUNJUALBELI.COM - Belakangan nama Halimah Yacob menjadi pusat pembicaraan banyak orang.

Ternyata sosok keibuan itu akan menjadi presiden wanita pertama di Singapura.

Tak hanya itu, yang menjadi sorotan lain adalah keputusannya untuk tak menempati Istana Kepresidenan sebagai tempat tinggal.

(Baca: Temukan Hunian Aman dan Nyaman Melalui Situs Ini)

Halimah Yacob tetap memilih tinggal di rumah susun bersama keluarganya.

Presiden terpilih Singapura, Halimah Yacob, menyatakan dia akan tetap tinggal di rumah susun miliknya ketika nanti sudah menjabat sebagai presiden.

Dilansir dari Grid.id Wanita berusia 63 tahun itu mengatakan, dia dan keluarganya tidak berencana pindah dari rusun ke Istana Kepresidenan Singapura.

Bersama keluarga, Halimat akan tetap tinggal di Yishun, sebuah kawasan di utara Singapura.

Halimah mengaku bangga tinggal di rusun.

Dia mengaku nyaman tinggal di sana.

2 dari 3 halaman

Halimah sudah menempati rumah tersebut selama 30 tahun.


Suami Halimah, Mohamed Abdullah Alhabshee, menambahkan, bahwa keluarganya tak perlu pindah.

Apartemen miliki mereka pun terbilang cukup besar dengan lima kamar tidur di dalamnya.

Soal keamanan, Halimah menyerahkan kepada pasukan pengamanan presiden (paspampres).

Ia juga mengatakan, ketika menjabat sebagai Ketua DPR Singapura, pasukan keamanan sudah biasa menjaga area tersebut.

Tak hanya itu, Halimah pun menyampaikan alasannya untuk tetap tinggal di apartemen miliknya.

Dengan tetap tinggal di rusun, Halimah tetap dapat menjaga kesehatan tubuhnya.

Dia tetap bisa berjalan melewati tangga ke lantai enam apartemennya tanpa menggunakan lift.

Dengan begitu Halimah akan menjadi presiden pertama yang memilih tinggal di rusun.

3 dari 3 halaman

Ia juga akan dikelilingi oleh warga Singapura lain yang juga bermukim di blok yang sama.

Halimah resmi dideklarasikan sebagai presiden terpilih Rabu kemarin setelah menjadi calon tunggal di pemilihan presiden Singapura.


Rencananya, Halimah akan disumpah pada Kamis (14/9/2017) sore, pukul 18.00 waktu setempat.

Selanjutnya