TRIBUNJUALBELI.COM – Akhir-akhir ini, game RP yang merupakan singkatan dari Roleplay sedang viral di Tiktok.
Dalam dunia game, roleplay merupakan salah satu jenis atau genre game yang contohnya Ragnarok Online, Genshin Impact, Seal, Final Fantasy, Dragon Quest, Dragon Quest, dan masih banyak lagi.
Lantas apakah game roleplay ini berbahaya? Yuk simak pembahasannya berikut ini.
Cek Harga HP Samsung Z Fold 3 5G 12/512GB Fullset Siap Pakai - Sidoarjo
Terdapat cuplikan video yang beredar di TikTok, tampak seorang anak perempuan yang dimarahi ayahnya karena kedapatan melakukan roleplay.
Setelah ditelusuri, si anak ternyata melakukan roleplay yang dianggap tak pantas untuk anak seusianya bersama orang yang tidak dikenal.
Video berdurasi 11 detik itu memperlihatkan seorang anak perempuan yang terduduk menangis setelah kedapatan bermain roleplay oleh ayahnya.
Bocah yang masih SD itu ternyata sudah sangat sering melakukan roleplay di platform sosial tersebut, ia memasang foto wanita remaja pada akunnya dan melakukan roleplay bersama user-user TikTok lain yang tidak dikenalnya.
Akunnya tersebut bahkan sudah memiliki lebih dari 20 ribu pengikut.
Hal ini pun menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat.
Meski banyak yang maklum terhadap hal tersebut, tidak sedikit pula yang menganggap bermain roleplay di medsos dapat menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan anak.
Bagi yang belum tahu, roleplay atau RP merupakan bentuk aktivitas di mana seseorang mengadopsi peran fiktif atau karakter dan berinteraksi dengan orang lain dalam konteks yang mereka sepakati.
Beli Disini Stick Game HP Bluetooth Controller For TV Android Smart TV
Aktivitas ini umumnya ditemukan dalam berbagai bidang seperti permainan peran, seni peran, forum online, dan teater improvisasi.
Orang yang terlibat dalam roleplay sendiri disebut sebagai roleplayer.
Roleplay sebetulnya bukan hal baru karena sudah ada sejak dahulu.
Namun, seiring kemajuan dunia digital, roleplay mulai digunakan dalam berinteraksi di internet, dan bisa jadi hal yang berbahaya.
Bahaya Permainan Roleplay Bagi Anak-Anak
Bermain permainan roleplay memberikan pengalaman yang memang menyenangkan dan tentunya mengembangkan imajinasi anak.
Namun, perlu berhati-hati dan waspada juga ketika anak terlibat dalam permainan roleplay.
Cek Harga HP Xiaomi Mi 12 5G RAM 8/256GB Bekas Mulus Like New Garansi Panjang - Jepara
1. Pelecehan dan Eksploitasi Anak
Terdapat risiko bahwa anak-anak dapat menjadi sasaran pelecehan, intimidasi, ataupun eksploitasi oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Anak-anak dapat menjadi rentan karena mereka cenderung percaya pada orang lain dan sulit membedakan antara karakter dalam permainan dan kehidupan nyata.
Penting bagi orang tua dan pengawas untuk mengawasi dan mengontrol akses anak-anak terhadap lingkungan roleplay.
2. Penyalahgunaan Waktu dan Kurangnya Aktifitas Fisik
Bermain roleplay yang intens dapat mengakibatkan anak-anak menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar dan kurang berpartisipasi dalam aktivitas fisik yang penting untuk kesehatan.
Ketergantungan pada permainan roleplay dapat mengganggu tidur yang cukup, kegiatan sekolah, dan interaksi sosial di dunia nyata.
3. Gangguan Emosial dan Mental
Beberapa jenis roleplay, terutama yang mengandung kekerasan atau konten dewasa, dapat memengaruhi emosi dan kesehatan mental anak-anak.
Konten yang tidak sesuai usia, konflik yang intens, atau karakter dengan sikap negatif dapat memengaruhi persepsi dan perilaku anak-anak di dunia nyata.
Beli Disini Stick Game HP Bluetooth X3 Controller For Android SmartPhone
4. Kehilangan Identitas Diri
Terlalu sering terlibat dalam bermain roleplay yang intens dapat membuat anak-anak kehilangan pemahaman tentang identitas mereka sendiri.
Mereka dapat terjebak dalam peran fiktif mereka dan kesulitan membedakan antara realitas dan fantasi.
5. Ketergantungan dan Isolasi Sosial
Bermain roleplay yang berlebihan dapat menyebabkan anak-anak menjadi terlalu terikat pada dunia permainan dan mengalami isolasi sosial.
Mereka mungkin menghabiskan lebih sedikit waktu untuk berinteraksi dengan teman sebaya atau anggota keluarga, dan lebih memilih bermain roleplay secara virtual.
Cek Harga HP Samsung S8 Plus Bekas SEIN RAM 4/64GB Mulus Normal Nominus Fullset - Jakarta Timur
Nah itu dia meru pakan beberapa bahaya yang dapat mengganggu perkembangan anak jika bermain roleplay. (*)
(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!