TRIBUNJUALBELI.COM - Samsung Galaxy Note 8 telah memecahkan rekor pemesanan yang dicapai oleh pendahulunya, Galaxy Note 7.
Bahkan, perangkat mutakhir ini tak butuh lama untuk mencapainya, hanya sekitar 24 jam saja sejak perusahaan membuka pemesanan.
Dalam tempo waktu tersebut, di Korea Selatan, pemesanan Galaxy Note 8 menembus angka 395.000 unit.
Angka itu melebihi angka pemesanan Galaxy Note 7, yang membutuhkan waktu 13 hari untuk menembus angka pemesanan 380.000 unit.
Sebagaimana dilansir KompasTekno dari Phone Arena, Minggu (10/9/2017), yang lebih fantastis lagi adalah Galaxy Note 8 memecahkan rekor tersebut meski harganya lebih mahal, yakni 960 dollar AS atau Rp 13,5 juta bila merujuk harga di Indonesia.
Rekor pemesanan gadget Samsung di Korea Selatan sendiri dipegang oleh Galaxy S8 dan Galaxy S8+. Rekor pemesanannya adalah 550.000 unit dalam waktu 48 jam.
Melihat capaian Galaxy Note 8 yang sudah menjelang angka 400.000 unit dalam rentang 24 jam, maka bisa jadi rekor tersebut akan segera terlampaui.
Selain di Korea Selatan, Samsung juga mengumumkan telah mencapai rekor serupa di AS. Namun, mereka tidak merinci berapa jumlah pemesanan di AS.
Samsung hanya mengatakan bahwa dalam sesi pemesanan di AS selama 2 pekan, rekor Galaxy Note 7 sudah berhasil dilewati.
Samsung tak tanggung-tanggung dalam membuat fitur untuk kamera Galaxy Note 8.
Mereka memasukkan dual optical image stabilizer (OIS) ke dalam kamera ganda smartphone tersebut.
Seperti diketahui, OIS biasanya ada di kamera DSLR atau mirrorless dengan tujuan meredam guncangan yang membuat gambar jadi buram.
Namun pada kasus Samsung, fitur tersebut digandakan dan disematkan ke dalam kedua kamera Galaxy Note 8. Lalu apa gunanya?
Pemerhati gadget, Lucky Sebastian dan vlogger Ario Pratomo, saat sesi diskusi dengan media tentang Galaxy Note 8, menceritakan sejumlah kegunaan fitur tersebut.
Lucky mengatakan bahwa OIS di Galaxy Note 8 memang punya fungsi serupa dengan OIS di kamera pada umumnya, yakni untuk meredam getaran tangan pengguna sehingga gambar video atau foto bisa tetap terlihat stabil.
OIS merupakan salah satu fitur yang sangat sulit disematkan ke dalam kamera smartphone.
Pasalnya, untuk membuatnya vendor mesti merancang sistem motor dan kecepatan geraknya, agar bisa menetralkan guncangan tangan.
"Misalnya saat merekam atau memotret, tangan goyang ke kanan, maka OIS akan merespon. Motornya bergerak ke arah kiri dengan cepat supaya posisi stabil," terangnya.
"Pada Galaxy Note 8 sendiri terdapat dua OIS karena kamera yang digunakan memiliki dua lensa, yakni wide 26 milimeter dan telephoto 56 milimeter," imbuhnya.
Sementara vlogger Ario Pratomo menambahkan, baginya yang kerap membuat vlog atau sekadar video-video singkat, OIS pada kamera Samsung Galaxy Note 8 sangat berguna.
Terutama karena membuatnya bisa merekam video hanya dengan genggaman tangan.
"Karena ada OIS ini kamera Samsung Galaxy Note 8 jadi enak untuk merekam video. Paling terasa itu saat kita zoom-in dan zoom-out, jadi gak goyang karena ada OIS ini," terang Ario yang aktif mengunggah video di akun YouTube Sheggario.
"Biasanya kan kalau merekam pakai pemberat supaya stabil. Dengan Galaxy Note 8 ini jadi bisa handheld," tambahnya.
Selain soal zoom-in dan zoom-out, hal OIS juga membantu dalam hal perekaman video timelapse, slow motion, serta saat mengguakan kamera mode telephoto.
"Kalau slow motion jadi mulus meski cuma dipegang tangan sambil jalan," ujar Ario. (Kompas.com/Yoga Hastyadi Widiartanto)
Berita ini sudah tayang di laman Kompas.com dengan judul Galaxy Note 8 Punya Dual OIS, Apa Gunanya?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!