TRIBUNJUALBELI.COM - iPhone banyak diminati masyarakat oleh berbagai kalangan.
HP iPhone menjadi ponsel yang memiliki keamanan tertinggi.
Oleh karena itu, HP iPhone memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan android.
Masih saja ada oknum yang mencoba membobol keamanan iPhone.
Cek Harga : HP Apple iPhone XS Max 64GB Grey Ex Inter Fullset Normal Siap Reset - Jakarta Pusat
Dilansir dari Kompas.com, modifikasi sistem operasi di sebuah perangkat kerap dilakukan pengguna untuk mendapatkan keleluasaan dalam mengakses perangkat.
Di iPhone dengan sistem operasi iOS, aktivitas modifikasi itu dinamakan dengan “jailbreaking” atau “jailbreak”.
Sebagian besar pengguna iPhone mungkin tak asing lagi dengan istilah jailbreak.
Secara konsep, jailbreak iPhone itu bisa dibilang sama seperti “root” atau “rooting” di HP Android.
Jailbreak juga mengacu pada aktivitas memodifikasi dan mengeksploitasi lapisan keamanan pada sistem operasi di iPhone, yang mana itu adalah iOS.
Seperti namanya, tujuan jailbreak iPhone (meretas batasan) yaitu untuk mendapatkan akses atau kontrol penuh atas iOS.
Di iOS sendiri, terdapat sejumlah pembatasan fitur yang sengaja didesain agar tidak bisa diakses oleh pengguna untuk alasan keamanan.
Misalnya, fitur yang memungkinkan pengguna untuk memasang perangkat lunak dari sumber selain App Store.
Dengan iPhone jailbreak, batasan tersebut dapat diterobos pengguna.
Cek Harga : HP iPhone 11 128 GB Bekas Siap Pakai Warna Merah Harga Terjangkau - Mojokerto
Saat sistem operasi iPhone telah berhasil dimodifikasi dan dieksploitasi, pengguna bisa mendapat kontrol penuh atas iOS agar memungkinkan untuk memasang perangkat lunak dari berbagai sumber.
Selain memungkinkan untuk memasang perangkat lunak dari sumber selain App Store, pengguna juga dapat mendapatkan akses untuk mengotak-atik secara bebas tampilan (interface) iPhone yang sudah di-jailbreak.
Kelebihan iPhone jailbreak itu mungkin tampak menggiurkan untuk dicoba.
Namun, di luar kelebihan tersebut, terdapat risiko besar yang mengintai iPhone jailbreak.
Dapatkan Apple Airpods gen 3 disini
Lantas, apa yang terjadi jika iPhone di-jailbreak selain dari yang disebutkan di atas?
Bila tertarik untuk mengetahuinya lebih lanjut, berikut KompasTekno rangkumkan risiko iPhone jailbreak yang perlu diketahui.
Risiko iPhone jailbreak
1. Data pribadi rentan dibobol
Risiko iPhone jailbreak yang pertama adalah data pribadi pengguna di iPhone menjadi lebih rentan untuk dibobol.
Dalam upaya jailbreak, supaya bisa mendapat kontrol penuh, lapisan keamanan pada iOS perlu dimodifikasi dan dieksploitasi.
Cek Harga : Hp iPhone 14 Pro Max 128GB Gold Bergaransi Siap Pakai - Sidoarjo
Dengan lapisan keamanan pada iOS yang telah dibuka paksa, artinya peretas atau hacker bakal menjadi lebih lebih mudah buat mengirim malware dan spyware ke iPhone untuk mencuri data pribadi pengguna.
2. Kinerja iPhone jadi tidak stabil
Dikutip dari laman resmi Apple, jailbreak berisiko membuat kinerja iPhone jadi tidak stabil.
Cek Harga : HP iPhone 12 Pro 128GB Gold Seken Fullset Siap Pakai - Surabaya
Fungsi perangkat bisa terhenti tiba-tiba secara intensif.
Kemudian, aplikasi yang dijalankan juga bisa berhenti merespons alias freeze.
3. Tidak bisa update iOS
Lantaran iOS telah mengalami modifikasi, iPhone jailbreak nantinya tidak bisa melakukan update iOS terbaru.
Bila dipaksakan melakukan update dan instal iOS terbaru, iPhone jailbreak berpotensi besar tidak dapat dioperasikan.
Cek Harga : HP iPhone 12 128GB Bue Normal No Minus Siap Pakai - Yogyakarta
4. Gangguan pada fitur pemberitahuan di sejumlah layanan
Risiko jailbreak iPhone yang berikutnya adalah fitur pemberitahuan atau notifikasi di sejumlah layanan seperti Mail dan iMessage sering mengalami gangguan.
Saat di-jailbreak, layanan tersebut jadi sulit buat memperbarui dan menerima pemberitahuan di iPhone.
5. Ditolak dari layanan Apple
Apple menganggap bahwa modifikasi iOS atau jailbreak merupakan tindakan yang tidak sah.
Dapatkan Apple Macbook Air disini
Setiap tindakan modifikasi ilegal pada iOS merupakan pelanggaran terhadap perjanjian lisensi perangkat lunak pengguna akhir Apple.
Pelanggaran tersebut membuat Apple dapat menolak semua layanan pada iPhone yang telah di-jailbreak.
Ini berarti, semisal iPhone jailbreak ada kerusakan, Apple dapat menolak memberikan layanan perbaikan ke perangkat tersebut.
Demikianlah penjelasan mengenai risiko iPhone jailbreak yang perlu diketahui.
Dengan mengetahui risiko ini, sebagai pengguna umum, hendaknya gunakan saja iPhone secara normal, tidak perlu repot-repot di-jailbreak.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pahami 5 Risiko Menggunakan iPhone Jailbreak"
Penulis : Zulfikar Hardiansyah
Editor : Zulfikar Hardiansyah
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!