zoom-in lihat foto Tak Usah Takut Gendut, Makan Camilan Malah Disarankan Bagi Kamu yang Sedang Diet. Ini Penjelasannya
Ilustrasi | fkdrinazvornik

TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak suka makan camilan.

Kebanyakan orang merasa mempunyai perasaan yang lebih baik saat selesai "ngemil" alias makan camilan.

(Baca: Miliki Tubuh Ideal dengan Cara Ini, Mudah Banget Gak Menyiksa)

Namun bagi kamu yang sedang menjalankan program diet, tentu kamu bakal menghindari untuk ngemil.

Kamu pasti beranggapan bahwa dengan makan camilan tubuh mu akan semakin melebar.

Namun siapa sangka, seorang pakar gizi keluarga, Leona Djajadi justru menyarankan untuk ngemil.

Menurutnya, "ngemil" dinilai perlu dan penting untuk pola diet sehat asalkan dalam takaran dan waktu yang sesuai.

Sementara yang selama ini terjadi adalah banyak orang "ngemil" karena lapar mata.

Hasil survei yang menunjukkan, 79 persen orang membeli camilan hanya karena "lapar mata".

Saat melihat tampilan bentuk dan warnanya, mereka akan tertarik untuk memakannya.

2 dari 2 halaman

Bagi orang yang sedang menjalankan program diet, camilan bisa dikonsumsi dua sampai tiga kali sehari.


Waktu yang tepat untuk "ngemil" ialah satu jam sebelum makan dan dua jam setelah makan.

Yang wajib diperhatian juga adalah jenis makan yang bakal dijadikan camilan.

Pakar gizi itu menyarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah sebagai camilan.

Leona Djajadi juga mencontohkan makanan dan minuman dari produk susu.

Hal itu dicontohkan karena produk susu mengandung kalsium yang tinggi, fosfat, rendah lemak, dan protein.

Kandungan yang terdapat pada produk itu tentu bagus untuk kesehatan gigi dari luar dan dalam.

Susu, kacang kedelai, juga mengandung kalsium, protein nabati, dan sumber serat yang cukup tinggi.

Sementara itu, untuk menarik perhatian anak-anak untuk ngemil, disarankan agar memberikan camilan yang sehat namun bervariatif.

Hal itu perlu diperhatikan agar si anak tak mudah merasa bosan.

Selanjutnya