zoom-in lihat foto Mengikuti Jejak Istri Bos First Travel, 9 Desainer Ini Pamerkan Karya Ke Luar Negeri
Istri Bos First Travel, Anniesa Hasibuan dalam ajang New York Fashion Week. (tribunnews)

TRIBUNJUALBELI.COM - Nama desainer Anniesa Desvitasari atau lebih dikenal Anniesa Hasibuan menjadi sangat terkenal saat dirinya terlibat kasus bersama sang suami.

Keduanya ditangkap terkait kasus yang menimpa agensi travel miliknya dan sang suami, Andika Surachman (31).

(Baca: Temukan Barang yang Kamu Butuh Melalui Situs Belanja Ini)

Gaya hidup yang mewah juga membuat publik ramai-ramai mengomentarinya.

Berdasarkan kabar yang beredar, Anniesa dan suami menggunakan uang para jemaah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Termasuk untuk memenuhi kebutuhan hidup Anniesa yang terkenal mewah.

Bahkan Anniesa Hasibuan juga sempat menjadi satu-satunya desainer Indonesia yang pernah masuk dalam ajang New York Fashion Week.

Tentu butuh biaya yang tak sedikit untuk bisa memerkan karya di ajang bergengsi itu.

Tidaklah mudah untuk bisa masuk ke ajang bergengsi tingkat internasional itu.

Kini mengikuti jejak Anniesa Hasibuan, 9 desainer asal Indonesia hadir dalam pameran terbesar di Eropa Timur Collection Premire Moscow (CPM).

2 dari 3 halaman

Lebih dari 1.000 merek fashion internasional dipamerkan di acara tersebut.


Dan bersama 27 negara lainnya, desainer Indonesia mendapat bagian untuk memamerkan karya terbaiknya.

Dilansir TribunJualBeli dari antaranews, Indonesia menampilkan sembilan produk merek fashion ternama.

Kesembilan merek produk itu adalah Dian Pelangi, Kabana by Itang Yunasz, Ekuator, Huraira Leather Bag, Kasha by Sjully Darsono, Kalyana, Devyros, Teha Bags dan Warnatasku.

Rancangan desainer Indonesia itu tidak hanya dipamerkan di paviliun Indonesia.

Karya-karya itu akan diperagakan peragawati dan peragawan Eropa dalam acara fashion parade yang diadakan panitia.

Tentu acara yang berlangsung dari tanggal 30 Agustus sampai 2 September bakal dihadiri banyak pengunjung.

Keikutsertaan Indonesia pada CPM ini ternyata bukan yang pertama.

Difasilitasi Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindutrian RI, tahun ini menjadi tahun kedua Indonesia mengikuti ajang CPM.

3 dari 3 halaman

CPM merupakan salah satu pameran dagang fashion terkemuka di Eropa yang menawarkan spektrum fashion terlengkap.

Pembeli tidak hanya datang dari Rusia, namun juga dari berbagai negara di Eropa.


Mereka dapat bertemu langsung dengan produsen untuk melakukan pemesanan dan transaksi.

Diharapkan, keikutsertaan Indonesia pada CPM semakin memperkenalkan produk fashion Indonesia di kancah luar negeri, khususnya Rusia.

Selanjutnya