TRIBUNJUALBELI.COM - Bingung liburan dirumah aja, mau berlibur tapi tidak tahu tujuan.
Nah, salah satu aktivitas menarik yang bisa kamu lakukan untuk mengisi hari libur adalah trekking.
Kamu bisa melakukannya, namun harus tetap mematuhi aturannya ya.
Cek Disini Agen Travel Purwokerto - Jakarta dan Sekitarnya (Ready Setiap Hari) - Banyumas
Trekking merupakan aktivitas yang menyusuri alam dan biasa dilakukan di rute tertentu dengan durasi yang berbeda.
Oleh karena itu, kegiatan ini tidak bisa asal-asalan ada beberapa hal yang harus dipatuhi dan dihindari.
Pemandu trekking di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Sumatera Utara, Muhammad Abdillah Desviardo Pinem atau Ardo menuturkan “Saat kamu sedang trekking kamu harus mengetahui bahwa ada 3 hal yang harus dihindari, apalagi khususnya untuk pemula.”
Dapatkan sandal jepit hiking outdoor pria wanita tali motif
Nah, berikut ini merupakan 3 hal yang jangan kamu lakukan saat beraktivitas trekking.
1. Tidak memberitahu sedang sakit
Kamu harus memastikan bahwa kondisi badanmu saat trekking harus fit jangan saat sedang sakit.
Bila memiliki penyakit tertentu, kamu bisa diberitahukan kepada pemandu agar pemandu juga bisa berjaga-jaga ketika nantinya penyakitmu kumat saat sedang trekking.
Cek Disini Amanah dan Terpercaya Travel Umroh Di Sragen Betravel - Sragen
Jika kamu tidak memberi tahu kondisi tubuh yang sedang lemah atau sakit, ini bisa menyebabkan hal tidak diinginkan selama trekking nantinya.
"Kalau ada sakit asma, diharapkan bilang kepada pemandu biar bisa pilih opsi mana yang paling bagus, easy, medium, dan hard," ujar Ardo.
Adapun wisatawan tetap harus ikhlas apabila nantinya gagal trekking karena alasan kesehatan daripada celaka.
2. Jarak terlalu jauh dari pemandu
Menurut Ardo, peserta trekking sebaiknya harus tetap berada di rute yang sesuai dan sudah disediakan ini.
Dapatkan Alat Kencing Camping Hiking Naik Gunung Berkemah
Usahakan saat trekking juga tidak berada jauh dari pemandu.
Terlebih lagi bila kamu baru pertama kali menyusuri hutan atau tempat trekking yang dilalui, jangan sesekali memisahkan diri dari rombongan atau pemandu, ya.
"Karena yang lebih paham medan di sini itu kan pemandu sebagai orang lokal," kata Ardo. Saat sedang dalam acara dalam rangka Familiarization Trip Ekowisata oleh DESMA Center, proyek pembangunan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia pada Sabtu (23/9/2022).
Cek Disini Open Trip Bromo Murah Include Dokumentasi - Malang
3. Berpegangan asal-asalan pada akar atau pohon
Jalur trekking biasanya sangat beragam, jalur bisa di mulai dari mendatar, lalu semakin menanjak, dan bahkan bisa tiba-tiba menurun, tentunya ini disertai kondisi jalanan yang kering atau kadang bisa saja licin saat setelah hujan.
Sulitnya menempuh beberapa jalur, menurut Ardo, membuat para peserta trekking kerap berpegang asal-asalan pada akar atau batang pohon.
Padahal, bisa membahayakan keselamatan peserta trekking karena tidak tahu kekuatannya sehingga nantinya malah bisa membahayakan.
Dapatkan Alat Masak Cooking Set Camping Piknik Hiking Trekking
"Itu sangat berbahaya karena kita tidak tahu kekuatannya juga. Kadang ada yang swing, jatuh, terkilir, patah kaki atau gimana kan," jelasnya.
Seharusnya lebih berhati-hati lagi dan memperhatikan keadaan dan lingkungan sekitar jika ingin berpegangan atau minta bantuan saja pada pemandu.
Nah itu dia 3 hal yang harus kamu hindari saat sedang trekking.
Cek Disini Open Trip Bromo Midnight 300rb/px - Mahameru Putra Tour & Travel - Tulungagung
Kamu bisa memperhatikan hal-hal tersebut, terlebih jika kamu masih pemula saat trekking sehingga kamu terhindar dari hal-hal yang membuatmu celaka. (*)
(Pramanuhara/TribJualbeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!