TRIBUNJUALBELI.COM - Perkembangan teknologi harus juga didukung dengan perkembangan jaringan internet.
Tak puas dengan jaringan 4G, teknologi 5G diperkirakan akan hadir secara global pada 2020.
(Baca: Deretan HP 4G yang Bisa Membantumu Berselancar dengan Sangat Cepat)
Bahkan beberapa negara akan mengadopsi teknologi 5G lebih awal.
Bagimana dengan di Indonesia?
Dilansir TribunJualBeli dari antaranews.com, jika ingin merealisasikan 5G lebih awal, Indonesia perlu memperhatikan 3 hal penting.
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah terkait ketersediaan spektrum.
Hal itu disampaikan oleh Direktur Senior dan Kepala Hubungan Pemerintahan Asia Tenggara, Taiwan dan Pasifik Qualcomm International Inc, Julie G. Welch, "Saya rasa fokus utama ke ketersediaan spektrum, pastikan cukup".
Untuk memiliki spektrum yang memadai, pemerintah Indonesia perlu membuat kebijakan yang sesuai untuk 5G dan spektrum.
Pemerintah juga perlu mengalokasikan spektrum untuk 5G.
Hal itu karena persyaratan utama migrasi jaringan generasi terbaru itu adalah spektrum.
Tak hanya soal spektrum, hal kedua yang perlu disiapkan pemerintah adalah dengan menyiapkan regulasi teknologi terbaru.
Selain kecepatan yang berbeda, 5G juga memiliki aspek yang berbeda dengan implementasi 4G.
Hal terakhir yang wajib menjadi perhatian pemerintah adalah dengan menciptakan ekosistem yang mendukung.
Misalnya terkait ketersediaan perangkat.
Operator jaringan pun harus didukung agar bisa memberikan pengalaman 5G.
Diperkirakan, teknologi 5G akan sangat terasa pada industri perangkat terhubung internet alias internet of things (IoT).
Dan sayangnya, Direktur Hubungan Pemerintahan Asia Tenggara Qualcomm, Nies Purwati, memperkirakan bahwa teknologi 5G ini baru bisa diadaptasi di Indonesia dalam waktu yang cukup lama.
Bahkan diperkirakan, teknologi 5g baru bisa dirasakan setelah tahun 2020.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!