zoom-in lihat foto Miliki Anak Pengidap Autisme ? Jangan Khawatir, Latihlah Dengan Kegiatan Positif Ini!
Ilustrasi/Otsimo

TRIBUNJUALBELI.COM - Autisme adalah sebuah gangguan mental.

Autism Spectrum Disorder (ASD) ditandai dengan kesulitan dengan interaksi sosial.

Bukan hanya itu, kesulitan komunikasi dan perilaku repetitive juga tanda dari gangguan ini.

Riset membuktikan, kegiatan berenang ternyata harus menjadi prioritas untuk anak yang mengalami autisme.

Individu yang mengalami gangguan ini akan memiliki siklus hidup yang lebih pendek.

Mereka rata-rata meninggal di usia 36 tahun lebih cepat dibandingkan dengan yang tidak mengalami gangguan ini.

Penelitian ini dilakukan oleh Columbia University Mailman School of Public Health di New York.

Studi epidemiologi ini dipimpin oleh Dr Guohua Li yang adalah seorang profesor epidemiologi.

Sebanyak 1.367 individu didiagnosis ASD meninggal antara tahun 1999 dan 2014.

Terdiri dari 1.043 pria dan 324 wanita.


2 dari 2 halaman

Jumlah kematian ini meningkat tujuh kali lipat dalam waktu 15 tahun dari 1999-2014.

Dr Li menuturkan, mungkin masih ada kasus kematian penderita autisme yang tidak dilaporkan.

Misalnya kematian akibat penyerangan ataupun bunuh diri.

Kematian tersebut paling umum terjadi karena mati lemas, kemudian sesak nafas lalu tenggelam.

Temuan ini ditulis dalam American Journal of Public Health, seperti dikutip dari Kompas.com.

Li menambahkkan, anak autis lebih sering cemas ketika berada di dalam air.

Orang tua seharusnya mendaftarkan anak di kelas renang.

Kemampuan berenang bagi anak autis adalah keterampilan hidup yang penting.

Sesuatu yang sederhana seperti ini mungkin bisa benar-benar menyelamatkan hidup anak-anak. (*)

(Grid.id/Yuliana Sere)

Berita ini sudah tayang di laman Grid.id pada Jumat, 18 Agustus 2017 14:51 WIB dengan judul Wow Anak Autisme Ternyata Bisa Diselamatkan dengan Hal Sederhana Ini!

Selanjutnya