Lantas apakah masing-masing sepatu bisa digunakan untuk aktivitas lain? Prizka mengatakan bahwa itu adalah ide buruk dan bisa membuat Anda cedera.
Orang yang beraktivitas training tapi memakai sepatu running misalnya, gerakannya tidak akan semudah saat pakai sepatu training.
"Dia enggak akan seimbang, lebih licin dan daya tahan sepatunya pun akan jadi lebih pendek dibandingkan dia pakai sepatu yang benar," ujar Prizka.
Bagaimana bila seseorang yang melakukan aktivitas lari, tapi memakai sepatu training? Menurut Prizka memang ada beberapa jenis sepatu training yang bisa dipakai lari yang memiliki bantalan lebih tebal "Tapi memiliki batas hingga 5 kilometer.
Karena daya tahan memang tidak dirancang untuk lari," kata dia.
Adapun untuk sepatu casual, Prizka memastikan bahwa jenis itu tidak cocok dipakai untuk lari atau pun training.
Risiko orang yang menggunakan adalah cedera.
"Karena memang teknologi pembuatan sepatu itu tidak dirancang untuk lari atau training," ujarnya. (Kompas.com/Kahfi Dirga Cahya)
Berita ini sudah tayang di Kompas.com, tanggal 18 Agustus 2017 pukul 10.59 WIB dengan judul "Apa Beda Sepatu Running, Training dan Casual?"

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!