TRIBUNJUALBELI.COM - Mobil listrik termasuk jadi kendaraan yang tren pada tahun 2021 lalu.
Terdapat sederet mobil listrik yang meluncur di pasar Indonesia.
Diantaranya ada Hyundai Kona Elektrik dan Ioniq EV.
Maka dari itu, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memegang tinggi penjualan mobil listrik nasional.
Bahkan, pembeli kedua mobil tersebut sekarang harus rela menunggu.
BACA JUGA : Mobil Hyundai Avega 2009 Bekas Normal Pajak Panjang - Bandung
BACA JUGA : Mobil Hyundai Tucson GLS 2.0 2012 AT Pajak Panjang Bekas Terawat - Bekasi
Menurut data penjualan wholesales dari Gaikindo, di sepanjang 2021, Kona mampu terjual hingga 360 unit.
Sementara Ioniq EV, terjual hingga 228 unit.
Chief Operating Officer HMID Makmur, mengatakan, Kona dan Ioniq EV sekarang masih inden kira-kira sebulan. Keduanya masih didatangkan dari Korea Selatan.
"Kona dan Ioniq EV sekarang naik harga karena peraturan pemerintah yang naik 15 persen. Tapi, untuk yang local production, itu tetap nol persen," ujar Makmur, kepada wartawan, saat ditemui di Bali, Rabu (26/1/2022).
Peraturan pemerintah yang dimaksud adalah PP Nomor 74/2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 2019 Tentang Barang Kena Pajak yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor yang Dikenai Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.
Peraturan tersebut sudah diberlakukan sejak 16 Oktober 2021.
"Makanya, Kona dan Ioniq EV sekarang ini naik. Kenaikannya cukup banyak, tapi kita ada subsidi. Sehingga, kenaikannya menjadi hampir Rp 40 juta," kata Makmur.
Saat ini, Kona tipe Signature dibanderol Rp 697 juta (OTR Jakarta).
Sedangkan Ioniq, untuk tipe Prime harganya Rp 637 juta (OTR Jakarta).
Untuk tipe Signature dijual dengan harga Rp 677 juta (OTR Jakarta).

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!