TRIBUNJUALBELI.COM – Membuat sebuah kerajinan tangan memang bukanlah suatu hal yang mudah.
Dibutuhkan suatu ide kreatif, inovatif, ketelitian dan ketekunan untuk menciptakan karya yang unik.
Selain itu juga perlu melihat pangsa pasar dan mengikuti tren yang sedang muncul.
Kerajinan Kulit Sapi Asli Satisfio D620101 Dompet Kartu Ada 3 Warna - Semarang
Bahan untuk membuat kerajinan tangan sebenarnya mudah dicari di lingkungan sekitar.
Salah satunya yaitu eceng gondok, sejenis tanaman gulma yang bisa menghasilkan pundi-pundi uang.
Melansir Kompas.com, eceng gondok pada umumnya dianggap masyarakat sebagai gulma karena dapat merusak ekosistem perairan.
Tetapi berbeda bagi para perajin UMKM Win’s Rajut, eceng gondok bisa menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.
Winarsih (56) seorang perajin sekaligus pemilik Win’s Rajut, memanfaatkan eceng gondok sebagai bahan dasar kerajinannya.
Kerajinan Tas Pandan Anyam Kualitas Terbaik Langsung Dari Pengrajin Lokal - Tasikmalaya
Eceng gondok mudah dicari, melimpah dan pengolahannya lebih mudah dibanding bahan dasar kerajinan anyaman lain.
Awalnya Winarsih hanya membuat kerajinan untuk koleksinya, namun dia mendapat respon positif masyarakat.
Akhirnya pada 2015, dia membuka UMKM Win’s Rajut dan memberdayakan masyarakat sekitar.
Dia juga melakukan pelatihan khususnya pada ibu-ibu rumah tangga untuk menjadi perajin.
UMKM Binaan BRI ini sekarang mempunyai 30 perajin dan menghasilkan berbagai produk kerajinan.
Kerajinan Tas Mendong Dari Pengrajin Lokal Rapi Dan Murah - Tasikmalaya
Misalnya tikar, lemari, kursi, meja, pembungkus vas bunga, tempat penyimpanan pakaian dan lainnya.
Harga produknya berkisar mulai Rp 90 ribu hingga Rp 900 ribu per satuan produknya.
Usaha produk rajut ini awalnya dijual di Pasuruan saja, namun kini sudah merambah Jakarta, Yogyakarta, Bali hingga mancanegara.
Kerajinan Tas Bulat Raisa Wayang Bahan Batik Inner Suede Tali Panjang Kulit Full - Yogyakarta
Program Gernas BBI memberikan pelatihan terkait penjualan secara daring dan pemasaran secara digital.
Sehingga penjualan produk kerajinan tetap tumbuh dan berkembang terutama saat Covid-19 saat ini.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!