TRIBUNJUALBELI.COM – Membuat kerajinan tangan memang memerlukan suatu kreatifitas tersendiri.
Selain kreatifitas, tentunya diperlukan ketekunan dan inovasi baru dalam menghasilkan produk kerajinan.
Seperti yang dilakukan oleh mahasiswa program studi Sistem Informasi Akuntansi, Universitas Bina Sarana Informatika.
Kerajinan Anyaman Eceng Keranjang Kotak Bulat Beragam Ukuran - Bandung
Melansir Tribunnews.com, mahasiswa BSI tersebut berhasil memanfaatkan limbah nanas jadi tenun khas Kalimantan Barat yang bernilai tinggi.
Ide itu dituangkan dalam Youth Sharia Socioprenership Competition (YSS) atau kompetisi bagi mahasiswa.
Kompetisi itu mengenai ide bisnis inovatif sektor agriculture, food, fashion, hingga energy baru yang menerapkan nilai syariah.
Tim Nenanas (Next Evolution Nanas) yang menciptkan inovasi itu terdiri dari lima orang mahasiswa.
Annisa Sukma Oktora, Eni Sumaini, Sella Septiani, Caliska Putri Paramayatia, dan Halim Pebriadi.
Kerajinan Kalung Premium Tembaga Sipuh Perak Mutiara Air Tawar - Bantul
Mereka lolos bersama dengan 14 tim lainnya dalam kompetisi YSSC 2021 tersebut.
Sebagai ketua tim pelaksana, alasan penciptaan ide bisnis itu karena melihat di perkebunan nanas yang limbah daunnya dibuang begitu saja.
Bermula dari melihat permasalahan limbah di perkebunan nanas daerah Rasau Jaya, yang hanya dibuang begitu saja.
Sukma dan timnya mencari berbagai referensi, agar bisa mengolah limbah daun nanas jadi sebuah produk.
Akhirnya mereka menemukan ide dari kain tenun tradisional Kalimantan Barat.
Kerajinan Piring Kayu Karakter Untuk Anak-Anak Agar Lebih Semangat Makan - Yogyakarta
Selain turut mengangkat kerajinan tenun, juga turut menyejahterakan petani nanas dengan memanfaatkan limbah daun nanas.
Proses pengolahan diawali dengan merendam limbah daun nanas, kemudian digosok dengan bambu.
Sehingga akhirnya akan mendapatkan serat-serat dan dari daun nanas tersebut.
Kerajinan Sandal Kulit Wanita Size 36-40 Material Berkualitas - Garut
Serat benang daun nanas dijemur, yang nantinya digunakan oleh perajin sebagai benang dari kain tenun.
Melalui kompetisi tersebut, mahasiswa dapat lebih meningkatkan kreatifitas dan lebih berorientasi menjadi wirausahawan melalui inovasi.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!