TribunJualBeli.com

Diusulkan Jadi Venue Side Event G20, Museum Pasifika Bali Simpan Beragam Kerajinan dari Seni Lukis hingga Pahat

zoom-in Diusulkan Jadi Venue Side Event G20, Museum Pasifika Bali Simpan Beragam Kerajinan dari Seni Lukis hingga Pahat Museum Pasifika menyimpan 600 karya seni lukisan dan pahatan | Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin

TRIBUNJUALBELI.COM - Indonesia menjadi presidensi G20 mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022. 

Para peserta konferensi tingkat tinggi, KTT G20 nantinya akan melakukan serangkaian kegiatan di Nusa Dua Bali.

Merangkum Kompas.com, ada salah satu kegiatan yang nantinya direncanakan akan digelar di Museum Pasifik.

Museum yang berada di Kabupaten Badung, Bali, tersebut, diusulkan sebagai salah satu venue side event G20.

BACA JUGA: Kerajinan Tong Lukis Home Decor Siap Kirim Seluruh Indonesia - Banjarbaru

BACA JUGA: Kerajinan Anyaman Eceng Keranjang Kotak Bulat Beragam Ukuran - Bandung

 Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, Senin (17/1/2022).

“Saya terpikir untuk menjadikan Museum Pasifika ini sebagai tempat side event untuk kegiatan kita seperti G20. Kita bisa memulai dengan lunch atau cocktail atau mungkin dinner di sini, membawa tamu-tamu, sehingga bisa mengapresiasi karya seni untuk kebangkitan ekonomi,” ujar Sandiaga, mengutip keterangan tertulis pada Senin (17/1/2022).

Hal ini dilakukan sebagai wujud apresiasi terhadap para seniman atas karya seni mereka, sekaligus mendorong kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali.

Museum Pasifika menyimpan 600 karya seni lukisan dan pahatan dari 200 seniman di 25 negara Asia Pasifik.

Museum ini juga menjadi pusat budaya yang mengedepankan aspek pendidikan dan sosial, serta daya tarik wisata bertaraf internasional.

Di Museum Pasifika terdapat karya dari Raden Saleh, I Gusti Nyoman Lempad, Affandi, Hendra Gunawan, dan Kobot. 

Halaman
12

Editor: Lilyana Siradj
Sumber: Kompas.com




Artikel Terkait :