TRIBUNJUALBELI.COM - Converse adalah sebuah brand sepatu ternama yang dirintis oleh Marquis Mills Converse pada tahun 1908.
Pada mulanya, Converse bukan diproduksi dalam bentuk canvas shoes loh, tetapi dalam bentuk "winterized shoes" yang bersol sangat tebal dan anti slip.
Kala itu Converse saat itu memang menjadi perusahaan dengan sepatu bersol yang anti selip.
7 tahun kemudian, barulah Converse memproduksi canvas shoes yang bertahan sampai hari ini.
Kok bisa ya converse bertahan lama?
Ini dia fakta-faktanya yang dilansir dari complex.com yang harus kamu simak!
1. Satu Satunya Brand Sepatu yang Mempertahankan Desainnya Hingga 99 Tahun
Converse all star adalah satu-satunya design sepatu di dunia yang bertahan sampai 99 tahun pada tahun ini!
Wow! Disaat brand sepatu lainnya seringkali berganti design sepatu, bahkan setiap tahunnya bisa berubah.
Converse tetap mempertahankan identitasnya selama hampir satu abad ini!
2. Dipakai Oleh Tim Medali Emas Pertama di Olimpiade Pertama
Cabang olahraga basket pertama kali ditandingkan pada skala olimpiade di tahun 1936 di Berlin, Jerman.
Negara yang bertanding kala itu berjumlah 23 negara, diantaranya adalah Amerika, Kanada, Polandia, Peru, Uruguay, Filipina, dan Meksiko.
Pada pertandingan pertama ini, Amerika mendapat medali emas pertama di olimpiade basket loh!
Mereka memakai sepatu converse all star! Keren gak tuh?
Langsung deh sepatu ini melejit di pasaran!
3. Chuck Taylor Tidak Menerima Komisi
Walaupun namanya sangat melekat pada converse all star, chuck taylor tidak pernah menerima komisi loh, kok bisa ya?
Walaupun tidak menerima komisi, Chuck digaji oleh perusahaan converse dengan harga yang cukup tinggi.
4. Chuck Menambahkan Sendiri Logo Pada Ankle
Walaupun tidak berpaten dan tidak mendapatkan royalti, chuck taylor sendiri loh yang inisiatif menambahkan logo all star chuck taylor di sisi sepatu converse.
Ternyata dia sendirilah yang menginginkan namanya ada disitu.
5. Oxford Model
Dulu, model chuck taylor hanya tersedia dalam model canvas menutupi mata kaki.
Converse dengan potongan rendah di bawah mata kaki dikenal dengan istilah Converse Oxford yang dikenalkan ke pasaran pada tahun 1957 loh.
6. Lubang Ventilasi Ada Pada Tahun 1932
Nah, lubang ventilasi sepatu yang ada dekat dengan sol dengan ring seperti yang ada di tali sepatu ini pertama kali ada pada tahun 1932 dan bertahan sampai hari ini loh.
Tentu saja ventilasi ini sangat bermanfaat bukan?
7. Harga di Berbagai Negara Berbeda-beda
Berbicara mengenai harga dari sepatu Converse di banderol berbeda beda di setiap negara.
Jenis sepatu yang dikeluarkan pun juga berbeda beda jenis dan bahannya.
Seperti di Indonesia, sepatu converse di Indonesia bisa dikatakan sudah banyak jenisnya dan berbagai modelnya.
Harga yang diberikan pun juga berbeda beda dari jenis sepatunya.
Banderol Converse Chuck Taylor di banderol mulai dari 500 ribu untuk kelas premium/original.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!