TribunJualBeli.com

Intip, Kerajinan Khas Warga Pulau Kelapa dari Limbah Kayu yang Memiliki Nilai Jual Tinggi

zoom-in Intip, Kerajinan Khas Warga Pulau Kelapa dari Limbah Kayu yang Memiliki Nilai Jual Tinggi Miniatur kayu dari limbah kayu

TRIBUNJUALBELI.COM - Biasanya orang akan langsung membuang sisa atau limbah dari kayu.

Karena benda ini dianggap tidak bisa dimanfaatkan lagi

Namun, di tangan Harun (50) warga Pulau Kelapa RT 05/03, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, limbah kayu bisa menjadi berbagai jenis kerajinan tangan bernilai jual tinggi.

Pada masa pandemi covid-19, berbagai macam kerajinan tangan berukuran kecil hingga besar dipasarkan kepada wisatawan yang datang ke keramba apung miliknya.

"Saya mencoba-mencoba untuk membuat suvenir, masa mereka bisa saya nggak bisa, akhirnya saya buat. Bahkan sudah beberapa kali dan sudah beberapa juga orang berminat membeli," kata bapak enam orang anak itu pada Senin (01/02/2021).

Harun mengatakan, dengan dibantu tetangga dan teman para pengrajin, dirinya memperoduksi berbagai bentuk kerajinan tangan, seperti patung garuda, aneka perahu dan lainnya.

BACA JUGA : Kerajinan Makrame untuk Hiasan Dinding Handmade Size 50x59 - Bandung

BACA JUGA : Kerajinan Kulit Asli Tas Selempang Motif Natural Miil - Garut

"Sampai sekarang ini saya buat banyak dengan berbagai jenis dan bentuk seperti burung garuda, menara eiffel, kapal pinisi dari Sumatera, Indonesia bahkan dari negara-negara eropa," ujarnya.

Dalam proses pembuatan, kami menggunakan barang-barang bekas atau limbah kayu yang hayut di laut dan tidak terpakai seperti bambu, daun pisang kering, dan dari kayu bekas.

"Kita jual antara Rp 1 juta hingga Rp 3 juta tergantung ukurannya, besar, kecil dan tingkat kesulitannya. Wisatawan mancanegara paling suka miniatur kapal untuk dibawa ke negaranya, seperti turis dari Perancis dan Belanda," tuturnya.

Merujuk hal tersebut, dirinya berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Halaman
12

Editor: laylanura
Sumber: WartaKotalive.com




Artikel Terkait :