TribunJualBeli.com

Mengenal Kerajinan Tenun Cual, Kekayaan Tradisi Sejak Zaman Belanda

zoom-in Mengenal Kerajinan Tenun Cual, Kekayaan Tradisi Sejak Zaman Belanda Produk Kain Tenun Cual dari Bangka Belitung (BangkaposWiki/Andini Dwi Hasanah)

TRIBUNJUALBELI.COM – Kain tenun cual merupakan kain tenun tradisional yang berasal dari Bangka Belitung.

Tenun Cual awalnya adalah kain adat Muntok yang berarti celupan awal pada benang yang akan diwarnai.

Tenun Cual merupakan perpaduan antara teknik sungkit dan tenun ikat, yang mempunyai ciri khas susunan motif.

Cardigan Kain Tenun Moyna Banyak Pilihan Warna Free Belt - Solo

Susunan motifnya antara lain, bercorak penuh (Penganten Bekecak) dan motif ruang kosong (Jande Bekecak).

Tenunan kain Cual ini awalnya dikerjakan oleh kaum perempuan Bangsawan Muntok, Bangka Barat, keturunan Ence’Wan Abdul Haiyat pada abad ke-18.

Dikutip dari Kompas.com, setelah keberadaan Inggris pada 1812 sampai 1816, Belanda kemudian menguasai Bangka, lalu pada 1865 Pulau Bangka ditetapkan atas 10 distrik oleh Belanda.

Kota Muntok sebagai tempat tempat kedudukan Residen Bangka terkenal dengan berbagai kemajuannya.

Dari situlah perempuan perempuan dalam Kota Muntok membuat kain dan selendang dari sutra.

Pengrajin Aksesoris Etnik Bahan Kain Tenun, Batik, Kayu, Logam & Kulit - Malang

Kain tenun Muntok tersebut akhirnya terkenal dan diberi nama kain Cual, yang diperdagangkan ke Palembang, Pulau Belitung, Pontianak, Singapura dan tanah melayu lainnya.

Fungsi sosial dari tenun Cual yaitu sebagai pakaian kebesaran lingkungan bangsawan Muntok, pakaian pengantin dan pakaian pada hari-hari kebesaran Islam.

Halaman
12

Editor: Mirta HanindyaResanti
Sumber: www.Tribunjualbeli.com




Artikel Terkait :