Diawali oleh Slamet Widodo, proyek ini sebenarnya terinspirasi dari 3 kota lain di Indonesia dengan gaya senada, yaitu dicat warna-warni.
Dia terinspirasi dari beberapa kampung bantaran sungai seperti Code di Jogja atau Jodipan di Malang.
Dengan menghabiskan dana sekitar USD 22 ribu (sekitar Rp 294 juta), Slamet Widodo berhasil mengubah tampilan 232 rumah kumuh di sana.
Lukisan mural yang kreatif telah menghiasi dinding-dingding rumah di antara gang sempit, memberikan warna tersendiri pada seluruh kampung.
Alhasil, turis berdatangan ke Kampung Pelangi, baik lokal maupun bule.
Hal ini memberikan peluang bagi penduduk untuk berjualan suvenir atau makanan.
Desain dan pilihan warna yang kreatif, membuat banyak tempat di Kampung Pelangi yang bagus untuk berfoto selfie.
Berikut foto-foto keindahan kampung Wonosari yang kin imenjadi Kampung Pelangi, di Semarang. (Grid.id/Way)
Berita ini sudah tayang di Grid.id, tanggal 30 Juni 2017 pukul 19.04 WIB dengan judul "Mampir Yuk, Ini Kampung Pelangi di Semarang yang Ramai Dipuji Dunia, Rumah Kumuh Jadi Penuh Warna"
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!