TribunJualBeli.com

Jangan Sepelekan Leher Terasa Kaku Bisa Jadi Gejala Meningitis, Penyakit yang Diderita Ashanty

zoom-in Jangan Sepelekan Leher Terasa Kaku Bisa Jadi Gejala Meningitis, Penyakit yang Diderita Ashanty Tips membedakan leher kaku yang bisa jadi gejala meningitis | Tribun.jogja.com

Leher manusia terdiri dari berbagai macam otot, urat, ligamen, dan tulang, teman-teman. Jaringan-jaringan ini bekerja sama untuk membuat kepala bergerak dengan leluasa.

Namun, jika digunakan terlalu keras, mengalami cedera, atau tertarik, leher akan mengalami kondisi kaku dan nyeri.

Kekakuan pada leher biasanya muncul saat bangun tidur, cedera saat berolahraga, pekerjaan, atau aktivitas fisik berat lainnya.

Selain itu, di tengah school from home seperti sekarang, kita juga rentan alami leher kaku dan sakit kepala karena terlalu sering menatap layar laptop atau gadget, lalu penyebab lainnya adalah kurang tidur.

Kalau teman-teman mengalami ini, cobalah kompres atau pijat kepala dan leher. Setelah itu istirahatkan tubuhmu.

BACA JUGA : Cobalah Letakkan Es Batu Pada Leher 2 Kali Sehari dan Rasakan 8 Manfaat Ini

BACA JUGA : Jarang Diketahui, Ternyata Ini Beberapa Penyakit yang Ditandai dengan Leher Kaku

Kalau leher kaku dan sakit kepala hilang, berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika rasa sakitnya terus-menerus dirasakan, teman-teman perlu waspada.

Bersumber dari Hellosehat.com, keluhan leher sakit atau kaku yang jadi tanda meningitis dapat terasa sampai ke bahu.

Bahkan sekadar meregangkan leher atau menggerakkan leher ke kanan, kiri, atas, dan bawah, bisa semakin memperparah nyeri leher.

Rasa sakit dan kaku leher akibat meningitis nantinya akan meluas hingga ke kepala.

Ini karena selaput meninges yang membentang sepanjang otak dan sumsum tulang belakang, turut memanjang hingga ke leher.

Halaman
1234

Editor: laylanura
Sumber: Bobo.id




Artikel Terkait :