TRIBUNJUALBELI.COM - Bakso jadi makanan yang digemari oleh masyarakat Indonesia.
Makanan ini mudah di temukan di semua penjuru kota, selain itu juga harganya terjangkau.
Bakso memiliki beragam jenis sajian seperti, malang, solo, tususk, hingga bakar.
Tak jarang bisnis bakso merupakan salah satu usaha yang kerap dipilih sebagai ladang rejeki.
Namun dengan tenarnya bakso sebagai jajanan yang murah dan enak, beberapa oknum penjual justru melakukan praktek nakal.
BACA JUGA : Jangan Sering Menyimpan Banyak Makanan di Kulkas, Ketahui Risiko dan Dampak Buruknya
BACA JUGA : Ini Daftar Makanan yang Baik Dikonsumsi untuk Penyandang Diabetes Tipe 1
Para oknum penjual bakso rupanya mencampur adonan bakso dengan formalin dan boraks.
Praktek ini rupanya dilakukan agar bakso menjadi lebih awet apabila tidak habis terjual, tentu saja hal ini sangat berbahaya bukan.
Nah supaya tidak lagi tertipu, penjual bakso ini bongkar ciri-cici baksi yang berformalin dan boraks.
Ciri-ciri Bakso dengan Formalin dan Boraks
Formalin sebenarnya merupakan bahan kimi yang digunakan unutk mengawetkan bahan untuk peneliotian maupun mayat.
Selain itu, formalin digunakan untuk membasmi sebagian besar bakteri sehingga sering digunakan sebagai disinfektan.
Tentu saja warnanya yang bening tidak bisa dilihat secara kasat mata dalam bakso.
Sementara itu, boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang mirip dengan bakso sapi yang menggunakan daging sapi segar.
Dua senyawa kimia itu sering disalahgunakan sebagian oknum untuk memperpanjang umur bakso.
Untuk itu agar tidak lagi tertipu pedagang nakal yang mencampur bakso dengan formalin dan boraks, pedagang bakso ini bongakr ciri-cirinya.
BACA JUGA : Jarang Disadari Ternyata Beberapa Makanan Ini yang Jadi Pemicu Resiko Gagal Ginjal
BACA JUGA : Ternyata 5 Makanan Ini Bisa Membuat Panjang Umur Jika Dikonsumsi Setiap Hari
"Bakso mengandung formalin/boraks cenderung kenyal ketika digigit. Sedangkan bakso asli daging sapi akan terasa garing ketika digigit," kata Robby W, Marketing Manager PT. Sumber Prima Anugrah Abadi (Bakso Sumber Selera) dalam keterangan tertulis.
Di samping itu, ada ciri-ciri lain yang bisa mempermudah mengidentifikasi bakso yang mengandung senyawa kimia tersebut.
Ciri bakso dengan boraks antara lain tekstur lebih kenyal, warna lebih putih, armoma kurang alami, memantul bila dijatuhkan, dan tak lengket.
Lain halnya tanda bakso yang mengandung formalin antara lain tak mudah hancur, awet lebih tiga hari, tak lengket, dan lalat enggan hinggap.
Artikel ini telah tayang di Sajiansedap.id dengan judul "Tanpa Sadar Sering Kita Makan, Pedagang ini Bongkar Sendiri Tanda-tanda Bakso Boraks dan Berformalin, 1 Hal ini Jadi Sorotan"
"Ada test kit. Sederhana operasinya, namun memerlukan keahlian. Biasa kami pakai di mobil laboratorium keliling Badan POM. Tentu di lab lebih komprehensif. Lab kantor BPOM kami di seluruh Indonesia sudah biasa melakukannya," ujar Tetty.
Tetty pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan tampilan mi yang menarik, karena bisa jadi mi tersebut mengandung formalin dan perlu diwaspadai.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!