zoom-in lihat foto Jangan Lagi Campurkan Detergen dan Pemutih Saat Mencuci, Ini Bahaya Bagi Kesehatan
Hati-hati mencampurkan dua bahan ini bisa berdampak buruk | Tribun.jogja.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Seringkali saat merendam pakaian kotor detergen akan dicampurkan dengan pemutih, agar pakaian lebih bersih.

Namun sekarang jangan lakukan mencampur dua hal tersebut, karena akan berakibat fatal loh.

Pandemi virus corona yang sedang melanda membuat aktivitas sehari-hari menjadi terbatas.

Momen pandemi seperti ini membuat kita harus peduli terhadap kebersihan.

Walaupun penularan utama virus corona diperkirakan terjadi antar manusia, kebersihan diri dan hunian agar terhindari dari penyakit tersebut.

BACA JUGA : Jangan Lakukan Lagi 4 Kesalahan Mencuci Baju Ini, Cepat Buat Rusak Pakaian

BACA JUGA : Tips Mudah Agar Helm Tetap Wangi Tanpa Sering Dicuci

Saat mencuci pakaian jangan pernah sekali-kali mencampurkan pemutih dengan detergen apapun karena keduanya merupakan bahan kimia yang jika dicampur akan menimbulkan hal mengerikan.

Seperti dikutip intisari-online.com dari World of Buzz dari The Poiseon National Malaysia Sabtu (6/7/2019) baru-baru ini sebuah insiden terjadi.

Seorang ibu rumah tangga tewas keracunan parah setelah mencampur pemutih dan detergen.

2 dari 3 halaman

Perlu diketahui pemutih mengandung Sodium Hiproklorit sedangkan detergen mengandung Asam Klorida.

Jika keduanya mengalami percampuran maka akan menghasilkan gas klor yang sangat beracun.


Gas ini berwarna kehijauan dan menyebabkan gejala seperti batuk berat, kesulitan bernapas, nyeri dada dan tenggorokan, mual muntah serta sakit kepala parah.

Jika terpapar dalam waktu lama, bahkan di ruang tertutup bisa berakibat fatal dan berakhir dengan kematian.

Menurut Huffpost, Cloramine mudah menguap yang artinya akan membentuk gas yang sewaktu-waktu bisa dihirup.

Selain itu, kamu perlu memerhartikan label ketika akan mencampurkan bahan pembersih umum dengan memerhatikan kandungan Sodium Hypochlorite.

Ini ditemukan pada banyak pemutih rumah tangga dan desinfektan lainnya, Sodium Hypochlorite bereaksi terhadap amonia.

BACA JUGA : Trik Jitu Mencuci Baju yang Jarang Orang Tahu, Coba Masukan Tisu Basah ke Dalam Mesin Cuci dan Lihat Hasilnya

BACA JUGA : Jangan Lagi Lakukan, Ini Beberapa Cara Cuci Tangan yang Salah

Biasanya papasarn gas klor, dalam level rendah dan periode waktu tertentu hampir selalu mengiritasi selapot lendir, (mata, tenggorokan, dan hidung).

3 dari 3 halaman

Ini menyebabkan masalah batuk pernapasan, dan sensasi mata terbakar, serta berair.

Tingkat paparan yang lebih tinggi dapat menyebabkan nyeri dada, kesulitan bernapas, muntah, pneumonia, hingga kematian.

Juga Klorin bisa diserap melalui kulit dan menghasilkan rasa sakit, peradangan, pembengkakan, lepuh.

Asam klorida juga bisa menyebabkan luka bakar pada kulit, mata, hidung tenggorokan, mulut serta paru-paru.

Artikel ini telah tayang di Idea.grid.id dengan judul "Siapa Sangka Bahayakan Kesehatan, Mulai Sekarang Hilangkan Kebiasaan Campur Detergen dan Pemutih Saat Mencuci Pakaian!"

Selanjutnya