zoom-in lihat foto Bukan Ditipu, Bisa Jadi Kalian Salah Paham saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas Karena Tidak Tahu 4 Istilah Ini
Ketahui 4 Istilah dalam Jual Beli Mobil Bekas Agar Tidak Salah Paham dan Berpikir Ditipu | KOMPAS.com/Aprida Mega Nanda

TRIBUNJUALBELI.COM - Mobil adalah alat transaportasi yang dinilai paling nyaman dan aman.

Banyak orang menjadikan mobil sebagai alat mobilitas andalan sehari-hari.

Sayangnya tidak semua orang mampu membeli mobil baru, alhasil unit bekas banyak diburu oleh konsumen Indonesia.

Untuk melakukan jual beli mobil bekas bisa dilakukan secara online melalui website hingga media sosial, selain cara tradisional dengan datang langsung ke showroom.

BACA JUGA: Mobil Keluarga Paling Dicari, Cek Harga Toyota Kijang Innova Reborn Bekas

BACA JUGA: Insentif PPnBM Masih Berlaku di Bulan Mei, Cek Daftar Harga Toyota Kijang Innova OTR DKI Jakarta

Mobil bekas yang dijual secara online maupun offline, ditawarkan melalui informasi serta di iklan seperti harga hingga kondisi kendaraannya.

Namun dalam iklan atau informasi tersebut, kadang terdapat istilah jual beli mobil bekas yang terdengar asing hingga membuat kita bertanya-tanya.

Ketahui 4 Istilah dalam Jual Beli Mobil Bekas Agar Tidak Salah Paham dan Berpikir Ditipu | KOMPAS.com/Aprida Mega Nanda

Nah, biar kamu makin paham simak artikel ini sampai tuntas ya.

1. Surat Sebelah

2 dari 3 halaman

Surat sebelah lumayan sering diucapkan ketika transaksi nih.

Jangan bingung lagi sama artinya, itu maksudnya terkait dengan kelengkapan dokumen kendaraan.


"Istilah surat sebelah maksudnya surat-surat kepemilikan kendaraan seperti BPKB dan STNK yang seharusnya lengkap ini tidak kumplit. Jadi hanya ada satu di antara kedua itu, misalnya hanya ada BPKB saja atau STNK-nya saja," ujar Hendrik Suntara, Marketing di showroom mobil bekas Merdeka Motor di Depok, Rabu (12/5/2021).

2. Nosin Norang Akur

Hendrik mengatakan, nosin adalah singkatan dari nomor mesin sementara norang berarti nomor rangka.

"Maksudnya nosin norang akur yaitu nomor mesin dan rangka yang tercantum di STNK, BPKB dan di kendaraan itu semuanya sesuai. Jadi kalau mau beli mobil atau kendaraan lain, ini harus dipastikan akur agar saat bayar pajak tahunan hingga ganti STNK tidak bermasalah," sebutnya.

BACA JUGA: Cek Daftar Harga Toyota Fortuner Jelang Lebaran, Terbaru Per Mei 2021 Mulai 400 Jutaan

BACA JUGA: Mobil SUV Pilihan Keluarga, Cek Daftar Harga Daihatsu Terios Terbaru Per Mei 2021

3. Bodi Ngaleng

Bodi ngaleng menurut Hendrik mengacu pada kondisi bodi mobil bekas yang masih sangat baik.

3 dari 3 halaman

"Bodi ngaleng itu saat diketuk suaranya kayak besi yang masih padat. Ini karena bodi belum pernah didempul akibat nabrak atau kondisi bodi kurang terawat karena termakan usia," jelasnya.

"Jika bodi sudah kena banyak dempul, suaranya saat diketuk tidak akan nyaring seperti besi tapi mirip-mirip bodi plastik suaranya. Jadi kalau cari mobil bekas apalagi yang tua dan klasik, usahakan bodinya ngaleng," sambung Hendrik.

4. Naik Dempul

Istilah ini juga masih tentang bodi mobil, yang artinya ketebalan dempul sudah menutupi bagian yang khas pada suatu mobil.


"Naik dempul itu dempulnya sudah tebal sampai menutupi nat atau lekukan di bodi dan tulang rangka mobil. Jadi kalau sudah begini, mobil sudah tidak enak dilihat dan keasliannya jadi kayak hilang," kata Hendrik.

Nah selain istilah jual beli mobil bekas di atas, kira-kira kalian tahu istilah apalagi sob?

(gridoto.com/Harun Rasyid)

Artikel ini telah tayang di gridoto.com dengan judul Dari Surat Sebelah hingga Naik Dempul, Inilah Arti 4 Istilah dalam Jual Beli Mobil Bekas

Selanjutnya