zoom-in lihat foto Wajib Tahu Girls, Ternyata Ini Bahaya Memakai Henna Menurut Ahli Dermatologi!
ilustrasi bahaya memakai henna menurut ahli dermatologi | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Girls, apakah kamu suka memakai henna?

Jika kamu suka memakai henna, kamu harus tahu bahaya memakai henna yang perlu diwaspadai.

Bahaya memakai henna ini penting sekali untuk diketahui, terutama bagi perempuan Indonesia yang kerap kali menggunakan henna pada acara tertentu.

Dilansir dari health.kompas.com, ada penjelasan mengenai bahaya memakai henna menurut ahli dermatologi Christine Poblete-Lopez dari Cleveland Clinic.

Yuk, simak penjelasan mengenai bahaya memakai henna menurut ahli dermatologi!

Sebelumnya, kamu perlu mengetahui terlebih dahulu apa bahan yang digunakan untuk membuat henna.

Henna yang biasa digunakan sebagai tato temporer pada tangan ini biasanya memiliki warna coklat atau oranye kecoklatan.

Henna terbuat dari daun pacar yang dikeringkan, digiling, kemudian diolah hingga memiliki tekstur pasta.

BACA JUGA: Ingin Punya Kuku Cantik? Ini 3 Rekomendasi Kuteks Peel Off Harga di Bawah 50 Ribu

BACA JUGA: Girls, Cobain Tips dan Trik Keringkan Kutek Dalam Waktu yang Singkat

2 dari 3 halaman

Setelah digunakan pada kulit, butuh waktu beberapa jam agar warna henna bisa menyerap pada kulit dan warnanya akan bertahan selama sekitar dua pekan.

Meski umumnya terbuat dari bahan yang alami, sayangnya henna bisa memicu reaksi alergi.


Sebab, beberapa produk henna juga mengandung bahan kimia seperti p-phenylenediamine (PPD).

"Henna yang bisa menyebabkan reaksi alergi biasanya adalah henna yang mengandung bahan kimia tambahan agar membuat warnanya lebih gelap atau bisa menyerap ke kulit lebih cepat," menurut ahli dermatologi Christine Poblete-Lopez.

P-phenylenediamine (PPD) yang kerap digunakan pada henna merupakan kandungan yang juga banyak digunakan pada pewarna rambut.

Kandungan ini dapat memicu reaksi alergi hingga jaringan parut permanen, bahkan kematian.

Di antaranya reaksi yang dapat muncul pada kulit ketika terpapar PPD adalah kemerahan, lepuh, timbul lesi merah, hilangnya pigmentasi, dan kulit menjadi lebih peka terhadap sinar matahari.

Secara hukum sebenarnya kandungan PPD tidak boleh digunakan dalam produk yang ditujukan untuk dipakai di kulit, tetapi kadang masih ada saja produk henna yang mengandung PPD.

Namun tenang saja, karena bukan berarti semua produk henna itu berbahaya dan tidak boleh menggunakan henna sama sekali.

Sebelum menggunakan henna, periksa dengan teliti terlebih dahulu kandungan yang ada pada produk henna tersebut untuk memastikan tidak ada kandungan yang berbahaya.

3 dari 3 halaman

Namun, jika kamu mengalami gejala reaksi alergi setelah menggunakan henna, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit, ya!

Nah, itu dia kamu penjelasan mengenai bahaya memakai henna menurut ahli dermatologi.

Jangan lupa lebih teliti dalam memilih, ya! 

Artikel ini telah tayang dilaman Stylo.grid.id dengan judul Waspada, Ketahui Bahaya Memakai Henna Menurut Ahli Dermatologi!

Selanjutnya