TRIBUNJUALBELI.COM - Saat ini banyak aplikasi yang digunakan untuk berkirim pesan.
Tentu berkirim pesan dengan cara itu tidak lagi memotong pulsa mu.
Baca: Di Sini Cara Aman Untuk Berbelanja
Dengan aplikasi berkirim pesan itu hanya menggunakan data internet mu.
Kemudahan dalam berkirim pesan itulah yang ternyata banyak disalah gunakan.
Untuk menipu seseorang misalnya.
Kejadian penipuan lewat pesan singkat kini kembali marak terjadi.
Salah satunya pesan yang dikirim melalui pesan Whatsapp.
Sebanarnya modus ini sudah terjadi beberapa waktu lalu, namun kini masih ada pihak yang menyalah gunakannya.
Pesan Whatsapp yang dikirim itu berupa peringatan tentang habisnya layanan Whatsapp yang kemudian akan ditagih secara periode.
Jika tak ingin membayar tagihan itu, kamu tetap bisa menggunakan aplikasi Whatsapp asalkan kamu mengisi data yang diminta melalu link yang juga sudah dibagikan di dalam pesan itu.
Dan secara tidak sadar kamu juga akan mengisi data yang diminta termasuk nomor rekeningmu.
Jika kamu sudah memasukkan nomor rekening, si penyebar pesan itu tentu akan melacak tabungan mu.
Dan tanpa disadari puluhan hingga ratusan juta akan melayang begitu saja tanpa sepengetahuan mu.
Menanggapi hal itu, pihak Whatsapp menyarankan untuk memblokir pengiri, mengabaikan bahkan menghapus pesannya.
Berdasarkan informasi, setelah Facebook membeli Whatsapp, layangan berkirim pesan itu telah membatalkan biaya tahunan kepada pengguna Whatsapp.
Dari kabar itu jelas bahwa pesan yang kamu terima tadi adalah pesan hoax yang kebenarnya patut dipertanyakan.
Peringatan buat kita semua untuk lebih waspada ketika menerima pesan dari platfrom mana pun.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!