TRIBUNJUALBELI.COM - Mengecat ulang rumah jadi satu diantara rutinitas yang selalu dilakukan kebanyakan orang untuk menyambut lebaran.
Jika sudah mewarnai dinding dengan warna yang tepat, maka akan memberikan suasanya yang berbeda di dalam rumah.
Tidak jarang salah memilih warna jadi hal yang di sesalkan, karena tidak nyaman dan tentu pemborosan tenaga dan uang.
Untuk menghindari hal tersebut terjadi lagi, ini ada tips dan trik sebelum mulai cat ulang rumah.
1. Kenapa harus mewarnai dinding?
Dinding adalah elemen interior yang paling terlihat, sedangkan warna adalah elemen yang pengaruhnya sangat kuat, utamanya bagi mata dan psikologis.
BACA JUGA : 5 Warna Cat Dinding yang Membuat Rumah Tampak Kotor
BACA JUGA : 5 Jenis Tanaman yang Bisa Hilangkan Polusi dan Zat Berbahaya di Udara Dalam Rumah
Dengan menggabungkan kedua elemen ini dan mengolahnya semaksimal mungkin, pasti ruangan akan memancarkan nuansa yang diharapkan.
Malah bisa dibilang, ruangan bisa memiliki kekuatan magis untuk “mengatur” perasaan orang ketika berada di dalamnya.
2. Warna seperti apa yang harus dipilih?
Warna netral seperti cokelat, krem, dan abu-abu nyaris selalu sukses diaplikasikan di dinding.
Begitu juga dengan perpaduan warna gradasi.
Namun tidak ada salahnya jika ingin sedikit bereksperimen.
Pilihlah 1 warna utama yang akan dibuatkan gradasinya dan 1 warna yang berseberangan.
Misalnya, gradasi warna kuning dalam 3 pilihan yang bikin ruang cerah dan ceria.
BACA JUGA : Tak Perlu Pakai Pewangi Ruangan Berbahan Kimia, Sederet Bahan Alami Ini Bisa Mengharumkan Rumah
BACA JUGA : 3 Bagian Rumah Ini Harus Sering Dibersihkan Agar Rumah Selalu Dapat Energi Positif Menurut Feng Shui
3. Didapat dari mana ide kombinasi warnanya?
Color wheel adalah pedoman yang sangat baik dalam menciptakan kombinasi warna.
Warna yang berseberangan disebut warna komplementer, misalnya kuning dan ungu.
Sedangkan warna yang bersebelahan disebut warna analogus, misalnya warna kuning dan oranye.
Dekatkan warna-warna yang dipilih untuk melihat harmonis-tidaknya warna-warna tersebut.
4. Berapa banyak warna itu akan digunakan di ruangan?
Pilih warna yang paling dominan dan yang akan menjadi aksen, lalu tentukan akan diaplikasikan pada benda apa saja di dalam ruangan.
Warna dominan tentunya cocok diaplikasikan pada dinding yang ukurannya luas dan mudah terlihat, sedangkan warna aksen bisa digunakan pada aksesori seperti bantal.
5. Warna apa yang cocok dengan fungsi ruangan?
Tentukan mood yang ingin kamu ciptakan dalam ruangan, jangan sampai salah pilih warna.
Merah membangkitkan semangat, sedangkan biru dan hijau memberikan efek menenangkan.
Aplikasikan warna hangat (merah, kuning, oranye) pada ruangan kerja seperti dapur, kantor, dan sebagainya; dan aplikasikan warna dingin (biru, hijau, ungu) pada ruangan yang fungsinya untuk relaksasi seperti ruang tidur dan kamar mandi.
6. Bagaimana supaya warna yang dipilih cocok untuk dinding?
Warna pada media kecil seperti kertas 10 cm x 10 cm, dengan warna pada bidang dinding akan menciptakan suasana yang berbeda.
Bereksperimenlah secara digital dengan komputer dan program 3 dimensi, atau cara manual seperti ini.
Warnai sebidang kanvas dan gantung di dinding.
Liat perubahan warnanya sepanjang hari, terutama saat terkena sinar matahari dan lampu.
Lakukan ini berkali-kali dengan warna berbeda sampai didapat warna yang paling sesuai.
Meski ukurannya luas dan sangat mencolok di dalam ruangan, namun dinding juga bisa dijadikan latar belakang, terutama kalau ruangan sudah ramai dengan berbagai pernik, furnitur, dan aksesori.
Dalam keadaan begitu, dinding bisa diwarnai polos namun ruangan tetap tampil cantik dengan penataan perabot yang harmonis.
Tapi jika ruangan kosong dan dinding tetap tampak menonjol, aplikasi warna polos bisa dipadukan dengan permainan tekstur atau pola sewarna.
7. Adakah cara khusus mewarnai ruang mungil?
Mewarnai dinding dengan tepat bisa menjadi cara jitu menipu mata sehingga ruangan akan kelihatan lebih luas. Caranya adalah dengan memilih warna terang sebagai warna dominan karena akan memantulkan cahaya, sedangkan warna gelap cenderung menyerap cahaya dan membatasi pandangan.
Warnai dinding dan langit-langit dengan warna terang seperti pastel untuk menciptakan efek ruangan yang lebih lebar dan tinggi.
8. Mana yang harus dipilih duluan, warna dinding atau warna furnitur?
Jika ruangan masih kosong dan belum diisi furnitur, bereksperimen dengan warna dinding tentu akan sangat menyenangkan tanpa batasan.
Tapi kalau ruangan sudah berisi furnitur, warna dinding yang dipilih tentu harus tampil harmonis dengan keseluruhan isi ruangan.
9. Apakah warna polos juga bisa tampil menarik?
Meski ukurannya luas dan sangat mencolok di dalam ruangan, namun dinding juga bisa dijadikan latar belakang, terutama kalau ruangan sudah ramai dengan berbagai pernik, furnitur, dan aksesori.
Dalam keadaan begitu, dinding bisa diwarnai polos namun ruangan tetap tampil cantik dengan penataan perabot yang harmonis.
Tapi jika ruangan kosong dan dinding tetap tampak menonjol, aplikasi warna polos bisa dipadukan dengan permainan tekstur atau pola sewarna.
Artikel ini telah tayang di Idea.grid.id dengan judul "Saatnya Mengecat Ulang Rumah? Simak Dulu 9 Hal Ini biar Sukses"

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!