TRIBUNJUALBELI.COM - Keringat mungkin bisa membuat kita kesal karena membasahi baju, apalagi setelah selesai berolahraga atau dalam suhu yang cukup panas. Belum lagi bau tidak sedap yang muncul saat berkeringat.
Tapi, Anda harus bersyukur karena keringat merupakan tanda tubuh masih normal dan bekerja semestinya.
Barbara J. Holtzclaw, Ph.D., R.N., peneliti dari Oklahoma University mengatakan, saat cuaca terlalu panas, pusat suhu tubuh di otak, khususnya di hipotalamus mengirimkan sinyal ke kelenjar untuk menghasilkan keringat.
Penguapan cairan asin di kulit yang membuat suhu tubuh perlahan turun. Intinya, keringat berfungsi sebagai unit pendingin tubuh dan membuat kita tidak kepanasan.
Jika penjelasan tersebut masih belum cukup, Anda bisa membaca beberapa fakta menarik seputar keringat:
1. Sebagian besar keringat tidak berbau
Kebanyakan orang membenci keringat karena dianggap bau, faktanya, sebagian besar keringat sama sekali tidak berbau.
Holtzclaw menjelaskan, keringat yang diproduksi kelenjar sebagian besar terdiri dari air dan elektrolit, yang tidak berbau.
2. Menghasilkan jumlah keringat seharusnya
Tubuh kita memiliki bagian belakang alias punggung.
Ini secara otomatis menghasilkan keringat agar suhu tubuh tidak terlalu panas, dan tahu seberapa banyak keringat yang Anda butuhkan, walau setiap orang berbeda.
Jumlah keringat eccrine (lebih banyak berisi air dan garam) yang dihasilkan bergantung pada banyak faktor, termasuk cuaca dan jumlah kelenjar keringat yang dimiliki.
3. Bebas dari keringat bisa sangat beresiko
Jangan bangga jika tidak bisa berkeringat karena tidak berkeringat memiliki.
Efek samping berupa rasa terbakar, gatal, bengkak dan memar yang bisa berlangsung selama berminggu-minggu.
Berita Ini juga tayang di Kompas.com dengan judul Keringat Tak Perlu Ditakuti, Ketahui 3 Fakta yang Belum Anda Tahu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!