zoom-in lihat foto Tips Memanaskan Makanan Sisa Agar Tetap Aman Bagi Kesehatan Tubuh
Cara yang benar panaskan makanan | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Seringkali kita memiliki makanan yang masih sisa, tapi sayang untuk dibuang karena bisa dipanaskan kembali.

Namun, makanan sisa ini bisa berbahaya bagi kesehatan meski sudah dipanaskan.

Meskipun hemat adalah pintar, makan sisa makanan yang terlalu lama disimpan di dalam atau di luar lemari es dapat membahayakan kesehatan.

Kita mungkin bertanya-tanya berapa lama makanan ini dapat disimpan dengan aman.

Melansir dari mayoclinic.org dalam artikel 'Nutrition and healthy eating', sisa makanan dapat disimpan selama tiga hingga empat hari di lemari es.

BACA JUGA : 7 Makanan Saat Sahur Ini Bisa Berubah Jadi Racun Jika Dipanaskan Ulang

BACA JUGA : 4 Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Malam Hari, Bisa Membahayakan Kesehatan Loh

Pastikan untuk memakannya dalam waktu dekat. Setelah itu, risiko keracunan makanan meningkat.

Jika kita merasa tidak akan bisa makan sisa dalam empat hari, segera bekukan.

Tak hanya itu, kita juga perlu waspada karena makanan sisa bisa saja sudah basi dan tak layak dimakan.

2 dari 3 halaman

Berikut ini adalah sejumlah saran ahli gizi soal memanaskan makanan agar tetap aman dimakan.

Dosen dan peneliti Departemen Gizi dan Kesehatan UGM Fasty Arum Utami mengatakan, memanaskan makanan dapat mempengaruhi gizi yang terkandung dalam makanan.


"Sejauh sepengetahuan saya saat ini, semakin berulang kali dipanaskan, semakin berkurang nilai gizinya," ujar Fasty, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (18/4/21).

Tak hanya memanaskan, bahkan proses memasak pun bisa mengurangi beberapa kandungan gizi dari makanan.

"Kalau dipanaskan atau proses pemasakan, memang ada beberapa kandungan zat gizi yang berkurang," tutur Fasty.

Akan tetapi tidak semua proses pemasakan merugikan. Ada juga proses memasak yang bisa membantu agar makanan lebih mudah dicerna.

"Tetapi proses pemasakan juga membantu tubuh untuk mengolah makanan atau mencerna yang masuk dengan lebih baik," katanya.

BACA JUGA : Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh, Jangan Lagi Konsumsi Telur Bersamaan dengan Makanan Ini

BACA JUGA : 4 Jenis Makanan yang Justru Bikin Cepat Lapar, Tidak Cocok Dikonsumsi saat Sahur

Fasty menyarankan agar makanan dipanaskan seminimal mungkin agar gizi tetap terjaga.

3 dari 3 halaman

"Satu kali dipanaskan kembali sudah cukup," ucap Fasty. Jika lebih dari satu kali dipanaskan, maka kualitas makanannya tidak sebagus ketika batu matang.

"Lebih dari itu, sifat organoleptiknya, seperti rasa, bau, tekstur juga sudah tidak sebagus ketika baru matang," kata dia.

Masak secukupnya

Saat Ramadhan, biasanya kita kalap dengan memasak berbagai jenis makanan dalam jumlah banyak.


Untuk menghindari makanan sisa, Fasty menyarankan agar masyarakat jangan memasak makanan terlalu banyak.

"Maka, sebaiknya masak secukupnya saja," jelasnya. Pilihan lain, agar makanan bisa awet maka simpan saja bahan mentahnya. Kemudian dimasak seperlunya dan secukupnya.

"Kalau ingin awet, mungkin lebih ke penyimpanan bahan makanannya ya, yaitu bahan mentah. Simpan dalam wadah tertutup dan sesuai dengan suhunya," terang Fasty.

Ia mencontohkan daging dan seafood. Jika ingin mengawetkan bahan makanan ini, maka bisa disimpan di freezer di wadah tertutup.

Bahan makanan bisa diambil sewaktu-waktu kemudian dimasak. Ini jadi pilihan lebih baik daripada memasak banyak makanan, kemudian memanaskannya.

Artikel ini telah tayang di GridHealth.id dengan judul "Tak Bisa Sembarangan Simpan dan Makan, Ini Tips Memanaskan Makanan Sisa agar Tetap Aman Dimakan dari Ahli Gizi"

Selanjutnya