TribunJualBeli.com

Tarif Listrik Naik Mulai Juli, Cek Simulasi Tagihannya Setelah Mengalami Kenaikan

zoom-in Tarif Listrik Naik Mulai Juli, Cek Simulasi Tagihannya Setelah Mengalami Kenaikan Simulasi Tagihan Tarif Listrik Setelah Mengalami Kenaikan di Bulan Juli Mendatang | Pixaby via kompas.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Kenaikan tarif tagihan listrik dikabarkan akan dilakukan pemerintah mulai 1 Juli 2021 mendatang.

Rencana kenaikan tarif ini bukan dengan meningkatkan harga, namun dengan skenario menghapus 100 persen kompensasi yang selama ini dibayarkan pemerintah.

Dengan kata lain, pelanggan PLN non-subdisi akan membayar tagihan listrik per bulannya lebih mahal.

Untuk mengetahui perkiraan tarif barunya, coba cek simulasi tagihan listrik per bulan dari bahan paparan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rida Mulyana.

BACA JUGA: Diskon Listrik Pelanggan 220 VA, 450 VA, 900 VA dan 1.300 VA Resmi Diperpanjang

BACA JUGA: Lengkap, Simulasi dan Cara Klaim Diskon Listrik PLN Bulan April 2021

Dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (8/4/2021) lalu, yang dirangkum dari Kompas.com, Rida menjelaskan untuk simulasi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri besar.

Kenaikan tarif ini akan berbeda disetiap golongan, mengingat penetapan tarif yang berbeda juga dan asumsi pemakaian rata-rata dari tiap golongan pelanggan.

Simulasi Tagihan Tarif Listrik Setelah Mengalami Kenaikan di Bulan Juli Mendatang | Dok.PLN via kompas.com

Berikut simulasinya:

Tagihan listrik pelanggan rumah tangga

Pertama, bagi pelanggan rumah tangga dengan golongan R.1 / 900 VA-RTM, pemerintah mematok asumsi pemakaian rata-rata per bulan adalah 109 kWh.

Dengan asumsi tersebut, selama ini pelanggan membayar tagihan listrik sebesar Rp 147.893 per bulan.

Halaman
1234

Editor: Lilyana Siradj
Sumber: Kompas.com




Artikel Terkait :