zoom-in lihat foto Jangan Sampai Tertipu, Hindari dan Jangan Beli Tempe dengan Ciri-ciri Ini
Ilustrasi jangan membeli tempe dengan ciri-ciri ini | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Tempe menjadi lauk yang banyak disukai masyarakat Indonesia.

Makanan yang kerap dijadikan lauk ini memang dikenal memiliki banyak kandungan protein.

Selain rasanya yang lezat dan enak, harga tempe juga murah loh.

Namun yang perlu diketahui, banyak pedagang nakal di pasar menjual tempe tak layak makan yang memperburuk kondisi kesehatan.

Ketika membeli tempe biasanya ada yang dibungkus dengan daun pisang dan plastik.

Keduanya tidak ada yang salah, hanya saja ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum membawa pulang tempe dari pasar.

Berikut ciri-ciri tempe yang jangan dibeli.

BACA JUGA: Ternyata Tempe Dibungkus Daun Pisang Bisa Picu Hal Mengerikan

BACA JUGA: Jadi Makanan Murah Meriah, Ini 4 Manfaat Tempe Bagi Kesehatan Tubuh

1. Warna tempe kecoklatan

2 dari 3 halaman

Perhatikan warna tempe dan jamurnya.

Kamu pasti akrab dengan tempe yang memiliki warna kuning dan jamurnya berwarna putih.

Nah, pastikan kamu memilih tempe dengan paduan warna demikian.


2. Mudah hancur

Ciri lain yang perlu kamu hindari yaitu mudah hancur.

Pilihlah tempe yang memiliki tekstur padat serta jamur yang layaknya kapas.

Coba tekan tempe secara perlahan, dan pastikan keras dan tidak mudah hancur.

Hindari tempe yang butirannya sudah mulai terlepas karena kualitasnnya sudah menurun.

Hindari juga tempe yang agak basah dan mudah patah karena akan cepat busuk.

3. Aroma jamur menyengat

3 dari 3 halaman

Tempe sendiri memang terbentuk dari proses fermentasi sehingga timbulah jamur putih di sela-selanya.

Tetapi tempe yang bagus akan mengeluarkan aroma yang tidak menyegat atau sangit.

Ketika memilih tempe cobalah hirup aromanya, kalau sudah mulai menimbulkan aroma menyengat maka hindari karena artinya sudah mulai mengalami pembusukan.

Setelah dibeli pun, pastikan tidak terus menerus disimpan di kulkas.

Perlu diketahui tempe hanya bertahan selama 3-5 hari.

Selanjutnya