zoom-in lihat foto Meski Menyehatkan, Ini Efek Samping Saat Makan Pepaya Berlebihan
Pepaya diketahui mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata, tidak hanya itu saja, pepaya juga baik dalam memperlancar sistem pencernaan.

TRIBUNJUALBELI.COM - Tentu sudah tidak asing lagi dengan buah pepaya.

Buah ini sangat populer di Indonesia dan mudah ditemukan di mana-mana.

Baunya yang khas dan daging buahnya yang lembut berwarna oranye, menjadi ciri khas tersendiri.

Pepaya diketahui mengandung vitamin A yang baik untuk kesehatan mata.

Tidak hanya itu saja, pepaya juga baik dalam memperlancar sistem pencernaan.

Meski pepaya baik dan sehat untuk konsumsi, namun terdapat sejumlah dampak buruk apabila dimakan secara berlebihan.

Dilansir dari laman stylecraze.com, berikut efek samping yang terjadi jika terlalu banyak makan pepaya.

1. Dapat menyebabkan keguguran

Pepaya sering dapat menyebabkan alergi lateks pada seseorang, dan ini bisa berpotensi berbahaya bagi ibu serta bayi yang belum lahir.

Enzim papain di pepaya dapat menekan progesteron yang diperlukan dalam mempersiapkan uterus untuk pembuahan.


2 dari 4 halaman


Papain juga dapat merusak selaput tertentu di tubuh wanita yang penting untuk perkembangan janin.

Selain itu, papain yang terkandung dalam pepaya dapat meracuni janin dan menyebabkan cacat lahir pada bayi baru lahir.

2. Menyebabkan masalah pencernaan

Papain yang sama yang dapat menenangkan perut, tetapi juga bisa menyebabkan gangguan pencernaan jika dikonsumsi dengan berlebihan.

Pepaya diketahui kaya serat, namun terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Kulit buah pepaya mengandung lateks, yang dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan rasa sakit.

Papain dalam buah bekerja dengan baik dalam memecah serat, tetapi jika serat tidak dicerna dengan baik, akan mengalami kembung.

Sementara pada individu tertentu, pepaya juga dapat menyebabkan diare dan sembelit.

3. Pepaya dapat menyebabkan gangguan pernapasan

Papain dalam buah pepaya juga merupakan potensial alergi.


3 dari 4 halaman


Orang yang mengonsumsi banyak pepaya, akhirnya menelan papain berlebihan dan ini dapat menyebabkan alergi pernapasan.

Beberapa di antaranya termasuk asma, mengi, hidung tersumbat, dan dalam kasus yang parah, bahkan menyebabkan kesulitan bernapas.

Ini juga bisa menjadi masalah bagi ibu hamil, karena alergi pernapasan dapat memengaruhi janin, yang mengakibatkan komplikasi lebih lanjut.

4. Menurunkan kadar gula darah terlalu banyak

Meski penelitian tentang ini masih terbatas, tetapi beberapa sumber menunjukkan orang yang telah minum obat diabetes harus menghindari pepaya karena mungkin akan menurunkan kadar gula darah terlalu banyak.

Jika menderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum makan pepaya.

5. Dapat merusak esofagus

Terlalu banyak makan pepaya dapat merusak esofagus.

Namun, bila dikonsumsi dalam jumlah normal (sekitar 150 gram) baik-baik saja.

6. Berinteraksi dengan obat-obatan


4 dari 4 halaman


Pepaya diketahui dapat berinteraksi dengan warfarin, obat yang digunakan untuk memperlambat pembekuan darah.

Ini bisa meningkatkan risiko memar dan pendarahan.

Buah pepaya juga dapat berinteraksi dengan obat pengencer darah.

Jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau antikoagulan, seperti aspirin, ada baiknya konsultasi dengan dokter ya.

7. Dapat mengarah ke batu ginjal

Pepaya juga mengandung vitamin C, dan penelitian menunjukkan kelebihan vitamin C (lebih dari 2.000 mg per hari untuk orang dewasa, dan lebih dari 1.200 mg per hari untuk anak-anak) dapat menyebabkan gejala toksisitas, termasuk batu ginjal.

Setelah vitamin C dimetabolisme dalam tubuh, akan menghasilkan oksalat yang bisa berubah menjadi batu.

8. Bisa tidak aman untuk bayi

Meskipun masih banyak penelitian yang diperlukan untuk menguatkan fakta ini, beberapa sumber menyatakan pepaya mungkin tidak aman untuk bayi di bawah usia satu tahun.

Kelebihan serat dalam buah pepaya bisa menjadi penyebabnya.



Hal ini dapat menyebabkan diare pada bayi, dan bahkan sembelit (karena kelebihan serat).

Maka dari itu, sebelum memberi Si Kecil buah apapun bisa berkonsultasi dulu dengan dokter ya.

9. Dapat mengiritasi dan menghitamkan kulit

Mengaplikasikan pepaya pada kulit dapat menyebabkan iritasi.

Dan terlalu banyak makan pepaya bisa memengaruhi warna kulit menjadi lebih kuning-oranye.

Hal ini karena kadar beta-karoten (kelebihan yang menyebabkan perubahan warna kulit) di sistem menurun.

10. Menyebabkan alergi lain

Buah pepaya bisa menyebabkan alergi lainnya, karena papain dalam buah ini atau serbuk sari dari bunga yang bisa saja menempel pada kulit buah.

Adapun beberapa reaksi yang ditimbulkan antara lain, pembengkakan pada mulut dan wajah, pusing, sakit kepala, gatal dan ruam di sekitar mulut dan lidah, serta kesulitan menelan.

Agar dapat menikmati buah pepaya dan tetap mendapatkan manfaatnya, maka pastikan mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup ya. (*)

Artikel ini telah tayang di grid.id dengan judul Hindari Makan Pepaya Secara Berlebihan, Ini Efek Samping yang Dirasakan!

Selanjutnya