zoom-in lihat foto Waspadai Makan Lontong Dibungkus Plastik Bisa Sebabkan Kemandulan, Ini Penjelasan Ahli
Bahaya lontong menggunakan bungkus plastik | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Sarapan sangat penting untuk memberikan energi sebelum melakukan aktivitas.

Banyak makanan yang bisa dijadikan menu sarapan, salah satunya lontong.

Lontong biasanya disajikan dengan berbagai olahan, seperti opor ayam, sayur lodeh dan lain sebagainya.

Ini jadi alternatif sarapan favorit untuk sebagian banyak orang.

Ditambah dengan sayur godok atau sayuran lainnya, lontong sudah langsung bisa dinikmati.

BACA JUGA : Jangan Sepelekan, Ini 10 Gejala Infeksi Ginjal yang Harus Diwaspadai

BACA JUGA : Masih Hobi Minum Kopi Setiap Hari? 3 Bahaya Ini Bisa Terjadi Pada Tubuhmu

Lontong pun terbagi menjadi dua dilihat dari cara dibungkusnya, tapi kerap digunakan adalah lontong dibungkus plastik.

Siapa sangka beredar kabar makan lontong dengan dibungkus plastik bisa sebabkan kanker dan kemandulan.

Ilustrasi sajian lontong

Ini penjelasan dari BPOM, wajib jadi perhatian ya!

2 dari 4 halaman

Bahaya Lontong Plastik untuk Kesehatan

Lontong yang direbus dengan plastik memang lebih praktis dibanding harus repot mencari daun pisang.


Beras tinggal dimasukkan ke dalam plastik, tusuk-tusuk plastik tadi dengan garpu supaya ada udara keluar dan tinggal direbus hingga matang.

Namun, dibalik ke praktisannya, ternyata lontong plastik menyimpan bahaya.

Seperti yang kita tahu, plastik memiliki titik leleh rendah sehingga sangat mudah meleleh pada suhu panas.

Nah, saat meleleh ini, akan ada partikel plastik yang luluh dan bercampur dalam makanan.

Jika masuk dalam tubuh dan terus menumpuk, partikel ini bisa menyebabkan banyak penyakit mengerikan mulai dari kanker sampai kemandulan.

BACA JUGA : Ini Perbedaan Memasak Nasi Menggunakan Air Mendidih dan Biasa

BACA JUGA : Berhentilah Minum Kopi Jika Tubuh Merasakan 7 Tanda Ini

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun nampaknya sadar dengan keresahan masyarakat mengenai kejelasan lontong plastik ini.

3 dari 4 halaman

Dalam salah satu konferensi pressnya, BPOM menegaskan kalau aman atau tidaknya lontong plastik kembali pada jenis plastik yang digunakan.

Plastik yang aman digunakan untuk merebus lontong adalah plastik jenis LLDPE, HDPE, PP dan OPP.

Jenis plastik ini punya titik leleh tinggi sehingga akan meleleh atau melunak di atas suhu 100°C

Hasilnya, plastik ini cenderung lebih aman digunakan pada suhuh tinggi, terutama untuk membuat lontong.


Nah, yang harus dihindari adalah penggunaan plastik jenis LDPE untuk membuat lontong.

Jenis plastik dengan titik leleh yang lebih rendah sehingga akan meleleh pada suhu 83°C - 98°C.

BPOM menyarankan kita untuk mengharamkan penggunaan plastik jenis ini untuk membuat lontong.

Kalau prosedur di atas dijalani, plastik tentu aman digunakan dan tidak menyebabkan kanker atau kemandulan.

Selain itu, plastik juga punya sifat inert atau tidak mudah berinteraksi dan tak menimbulkan bahaya terhadap kesehatan.

Tapi, kita juga harus paham kalau ada banyak bahan tambahan mulai dari pewarna, pelicin sampai pemutih yang ditambahkan dalam proses pembuatan plastik.

4 dari 4 halaman

Kalau terpapar suhu panas, bukan tidak mungkin juga bahan-bahan berbahaya itu bisa ikut masuk ke dalam tubuh kita.

Kendala Paling Besar

Sayangnya, agak sulit bagi kita untuk menemukan plastik mana yang aman digunakan untuk membuat lontong.

Pasalnya, di kemasan plastik, jarang sekali disebutkan jenis dan bahan pembuatannya.


Apalagi jika kita membeli lontong plastik di pasaran.

Sangat tidak mungkin untuk bertanya ke penjual jenis plastik apa yang digunakan.

 Bisa jadi mereka pun tidak tahu.

Karena itu, paling baik kembali lagi ke cara nenek moyang kita membungkus plastik dengan daun pisang.

Tak apa repot sedikit mencari dan membersihkan daun pisang, toh, kesehatan yang didapat juga sepadan.

Apalagi, lontong yang dibungkus daun pisang pasti jauh lebih cantik tampilannnya dan harum aromanya.

Artikel ini trlah tayang di SajianSedap.com dengan judul "AWAS! Makan Lontong yang Dibungkus Plastik Disebut Bisa Sebabkan Kemandulan, Ini Faktanya Menurut BPOM"

Selanjutnya