TRIBUNJUALBELI.COM - Mandi merupakan cara terbaik setelah seharian penuh beraktivitas.
Setelah seharian beraktivitas tubuh menjadi gerah, berkeringat dan banyak debu yang menempel.
Namun pernahkah kamu, setelah mandi bukannya menjadi segar namun badan malah terasa gerah?
Sehingga setelah mandi menjadi berkeringat.
Ada beberapa alasan kenapa badan malah terasa gerah bahkan berkeringat walaupun habis mandi.
BACA JUGA : Jangan Dilakukan Lagi, 7 Kebiasaan Saat Mandi yang Ternyata Membahayakan Kesehatan
BACA JUGA : Jangan Pernah Mandi Saat Tubuh Dalam 3 Kondisi Ini, Berisiko
Pertama, suhu air yang digunakan untuk mandi.
Kerap kali kita mandi menggunakan suhu yang panas.
Nah setelah mandi menggunakan suhu yang panas ini cairan yang berada di kulit rambut akan tetap menghangatkan tubuh setelah mandi.
Hal ini membuat air menguap dan bergabung dengan suhu udara.
Kondisi ini akan mengingkatkan suhu dan kelembaban pada ruangan.
Ketika suhu udara di sekiutar sangat panas, maka tubuh akan terasa gerah dan akhirnya menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat.
Kedua, terlalu keras menggesekan handuk.
Biasanya setelah mandi, kita selalu mengeringkan tubuh menggunkan handuk.
Namun terkadang secara tidak sadar kita menggesekkannya terlalu keras.
Sehingga terjadi gesekan yang bisa menghasilkan panas.
Tubuh akan menyesuaikan kondisi dengan meningkatkan suhu, sehingga tubuh akan berkeringat.
Apalagi jika bahan handuk yang digunakan panas.
BACA JUGA : Segera Tinggalkan 4 Kebiasaan Tidak Sehat di Kamar Mandi Ini
BACA JUGA : 4 Bagian Tubuh yang Kerap Terlewatkan Saat Mandi,Yuk Mulai Perhatikan dari Sekarang
Ketiga, kondisi tubuh sedang demam atau setelah berolahraga.
Biasanya setelah berolahraga rasanya ingin cepat mandi.
Namun sebaiknya beri jeda sekitar 30 menit sampai keringat kering dan suhu tubuh kembali normal.
Jika dipaksakan langsung mandi setelah olahraga, maka suhu tubuh belum kembali ke normal dan akan menyebabkan terasa gerah setelah mandi.
Tak hanya olahraga, keadaan tubuh yang sedang demam juga bisa menyebabkan peningkatan produksi keringat setelah mandi.
Ini Alasan Tubuh Harus Segera Mandi dan Keramas Setelah Terkena Air Hujan
TRIBUNJUALBELI.COM - Sejumlah wilayah kini sudah memasuki musim penghujan.
Oleh karena itu bagi Anda yang berencana berpergian, jangan lupa untuk membawa payung atau jas hujan.
Namun terkadang disaat terburu-buru, alhasil lupa membawa payung ataupun jas hujan.
Akibatnya kita terkena air hujan dan basah kuyup.
Nah jika Anda terlanjur kehujanan mau tidak mau harus segera mandi dan ganti baju jika sudah sampai rumah.
Mengapa harus mandi setelah terkena air hujan?
Kehujanan bisa melemahkan imun sehingga orang yang kehujanan akan merasakan tubuh menjadi meriang, flu, hingga sakit kepala.
Hal ini karena adanya perubahan suhu yang ekstrem ketika kujan, tubuh menjadi kaget sehingga memaksa untuk beradaptasi lebih cepat.
Mandi dan berkeramas serelah terkena air hujan sangat penting bagi kesehatan tubuh kita.
Karena mandi dipercaya bisa mengatasi pusing akibat kehujanan dan agar badan tidak menggigil.
Saat terkena air hujan, rambut di kepala kita akan mengalami kerusakan akibat air hujan yang kaya akan polusi, kotoran hingga zat asam.
Anda bisa keramas menggunakan air hangat, cara ini dipercaya bisa membantu meredakan pusing, dan mengendurkan otot-otot tubuh yang kejang.
Jangan lupa juga untuk mengonsumsi makanan dan minuman yang hangat untuk membuat badan lebih terasa hangat.
Istirahat yang cukup juga harus dilakukan, karena apabila Anda kurang tidur ditambah habis terkena air hujan akan menyebabkan sistem imun semakin menurun.
Nantinya berdampak mudah terserang penyakit.
(Arin/Tribunjualbeli)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!