TRIBUNJUALBELI.COM - Beberapa orang akan minum air hangat setelah makan.
Sebab, beberapa pendapat percaya jika minum air hangat setelah makan bisa membantu turunkan berat badan.
Apakah kamu salah satu yang mempercayai hal tersebut?
Menurut ahli, anggapan meminum air hangat dapat menurunkan berat badan hanya mitos belaka.
Hal tersebut dianggap mitos karena air hangat tidak sepenuhnya dapat menurunkan berat badan.
BACA JUGA : 10 Cara Diet Ampuh dan Aman untuk Menurunkan Berat Badan
BACA JUGA : Ini 5 Manfaat Sarapan Ubi Setiap Pagi, Salah Satunya Bisa Menurunkan Berat Badan
Berat badan bisa turun karena adanya pembakaran beberapa kalori serta peningkatan metabolisme dalam prosesnya.
Air Hangat Tidak Meningkatkan Metabolisme
Metabolisme merupakan salah satu yang penting dalam pembakaran kalori.
Nah, meminum air hangat tidak akan mempercepat metabolisme dalam tubuh.
Pada umumnya tingkat metabolisme dalam tubuh akan cukup stabil.
Lalu, sebagian besar metabolisme ditentukan oleh ukuran dan komposisi tubu seperti, usia, jenis kelamin, dan genetika.
Namun ada beberapa peneliti yang menemukan bahwa beralih dari minuman dingin ke air panas akan meningkatkan penurunan badan.
Penelitian juga menemukan konsumsi air sebanyak 500 ml sebelum makan akan meningkatkan metabolisme 30 persen, Kids.
Bagaimana Sebaiknya?
Jika air memiliki peran dalam penurunan berat badan, Kids.
BACA JUGA : Menjelang Ramadhan, Ketahui Kebiasaan yang Menyebabkan Berat Badan Naik saat Berpuasa
BACA JUGA : 6 Jenis Biji-bijian yang Ampuh Turunkan Berat Badan, Yuk Dicoba
Dalam satu hal ini, mungkin minum air hangat lebih baik dari pada air dingin.
Karena air dingin diserap sedikit lebih cepat daripada air hangat atau air panas.
Namun untuk yang ingin menurunkan berat badan, bisa dengan mencampurkan air lemon dan madu ke dalam air hangat.
Minuman ini bisa dikonsumsi setelah makan atau saat bangun tidur.
Karena lemon memiliki serat pektin yang mengendalikan keinginan untuk makan dan sangat ideal untuk mereka yang melakukan diet.
Ketahui Yuk, Ini Alasan Mengapa Saat Puasa Harus Minum 8 Gelas Air Putih
Minum air putih memang sangat baik untuk kesehatan tubuh kita.
Setiap harinya kita dianjurkan untuk minum minimal 8 gelas per hari.
Mengapa demikian? karena untuk mencukupi kebutuhan cairan dalam tubuh.
Hal ini harus dilakukan pula saat puasa.
Kebutuhan minum harus dipenuhi untuk menghindari dehidrasi saat sedang berpuasa.
Sebab ketika kekurangan cairan saat puasa dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas.
Tidak dapat memenuhi kebutuhan cairan saat puasa dapat mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi.
Minum 8 gelas per hari, diperburuk dengan kondisi cuaca yang sedang panas-panasnya, dan banyak melakukan aktivitas berat, dapat meningkatkan risiko dehidrasi saat puasa.
Dehidrasi dapat terjadi jika air yang dikonsumsi lebih sedikit daripada air yang digunakan tubuh.
Sehingga tubuh tidak memiliki cukup cairan untuk menjalankan fungsi normalnya.
Namun, dehidrasi jarang terjadisaat puasa jika cukup mengkonsumsi cairan saat puasa.
Cara mengkonsumsi air putih saat puasa, bagilah ke dalam 2 gelas saat berbuka, 4 gelas setelah salat tarawih atau sebelum tidur, dan 2 gelas lagi saat sahur.
Pola ini populer dengan nama pola 2-4-2. Jika pola ini kesulitan untuk diterapkan, kamu bisa membaginya dalam pola 3-2-3.
3 gelas saat berbuka, 2 gelas sebelum tidur, dan 3 gelas saat sahur.
Hal ini penting untuk perhatikan, setidaknya 8 gelas per hari saat puasa harus meminum air putih.
Sebagian artikel ini telah tayang di GridKids.id dengan judul "Benarkah Minum Air Hangat Dapat Menurunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya"

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!