TRIBUNJUALBELI.COM - Ada orang di sekitar kamu yang perutnya muat untuk menampung semua makanan tapi tidak pernah jadi gemuk?
Dia makan kapan saja namun tidak menunjukkan tanda-tanda perut maju atau jadi tembem?
Namun kenyataannya mereka memang bisa dikategorikan sebagai orang beruntung.
Karena nggak perlu susah memikirkan berat badan yang meningkat gara-gara makanan.
Kenapa ada orang yang seperti itu?
BACA JUGA : Mitos atau Fakta? Makan Diatas Jam 8 Malam Bikin Gemuk, Ini Penjelasannya
BACA JUGA : Siapa Sangka Sederet Kebiasaan di Pagi Hari Ini Sebabkan Cepat Gemuk
Ini jawabannya!
1. Faktor genetik
Setiap tubuh manusia memberi respon yang berbeda terhadap satu jenis makanan yang sama.
Perhatiin aja, dua orang yang sama usia, aktivitas, dan jenis kelamin, mereka kemudian memiliki pola makan yang sama, tapi nyatanya memiliki berat badan yang berbeda.
Selain itu, faktor genetik rupanya juga mempengaruhi.
Orang yang tetap kurus sekalipun makan berlebih memiliki warisan genetik yang baik.
Faktor genetik tersebut mempengaruhi tubuh seseorang dalam merespons makanan yang masuk dalam tubuh.
2. Faktor metabolisme
Kedua, faktor yang mempengaruhi adalah soal metabolisme.
Proses metabolisme yang cepat dan pembakaran kalori juga berbeda pada setiap tubuh manusia.
Mereka nggak mengalami penambahan berat badan gara-gara kemungkinan ia terlahir dengan sistem metabolisme yang cepat dan tubuhnya membakar kalori dengan baik pula.
Begitulah ia terlahir, sama halnya dengan seseorang lahir dengan mata biru dan rambut pirang.
Memang usia, bentuk tubuh, gender, dan aktivitas fisik mempengaruhi sistem metabolisme, namun faktor genetik yang paling mempengaruhi.
Yang jelas sih, kalo udah gemuk jangan males olahraga aja. (*)
(Andrakusumap/Tribunjualbeli.com)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!