TRIBUNJUALBELI.COM - Ada beberapa jenis penyakit mata salah satunya yang jadi hal paling ditakutkan adalah penyakit glaukoma atau lebih awamnya adalah glukoma.
Glaukoma merupakan gangguan penglihatan yang disebabkan oleh kerusakan saraf optik yang biasanya diakibatkan karena adanya tekanan di dalam mata.
Sayangnya, glaukoma atau glukoma tidak dapat diobati atau diperbaiki kembali.
Salah satu penyebab terkena glaukoma adalah penggunaan obat tetes mata yang berlebihan.
Penderita glaukoma biasanya kebanyakan besar adalah penderita katarak yang tidak menangani penyakitnya dengan serius.
BACA JUGA : Tanpa Disadari, Pakai Kaca Mata Hitam Harga 20 Ribuan Bisa Sebabkan Katarak, Ini Penjelasannya
BACA JUGA : 7 Makanan Ini Wajib Dikonsumsi untuk Mencegah Katarak Sejak Dini
Namun, jika sakit katarak itu tidak ditangani dengan baik maka akan berkembang menjadi glaukoma atau glukoma.
Dari semua itu, penyebab glaukoma adalah adanya tekanan pada bagian mata sehingga untuk mencegahnya kita harus menurunkan tekanan pada mata.
Melansir Sajian Sedap, ternyata ada 2 jenis makanan yang dapat memberikan tekanan pada mata.
Namun makanan ini tidak secara langsung disebut sebagai penyebab glaukoma, tapi kita tentu patut waspada.
1. Kopi
Penelitian membuktikan kalau kopi menjadi salah satu makanan yang meningkatkan penekanan pada mata.
Penyebabnya adalah kandungan kafein dalam kopi.
Kafein memiliki efek penekanan pada beberapa titik di mata selama 90 menit setelah dikonsumsi.
Namun, penekanan memang benar terjadi, tapi belum ada riset yang membuktikan kalau konsumsi kopi bisa menjadi penyebab glaukoma secara langsung.
Hanya saja, kita tentu harus selalu waspada.
BACA JUGA : Jangan Khawatir, Begini 5 Cara Simpel Atasi Sakit Mata Akibat Kebanyakan Main Handphone
Paling baik, batasi konsumsi kopi harian kita dan keluarga.
Satu cangkir kopi per hari adalah takaran yang paling baik.
2. Makanan Manis
Semua pasti tahu kalau terlalu banyak konsumsi makanan manis bisa menyebabkan penyakit diabetes yang sangat berbahaya.
Nah, glaukoma adalah 1 dari 3 gangguan penglihatan yang paling sering menyerang pasien diabetes.
Penyebabnya, diabetes yang tidak ditangani dengan baik akan menyebabkan kondisi diabetic retinopathy.
Pada kondisi ini, pembuluh darah mengalami kebocoran yang menyebabkan buruknya suplai darah ke retina sehingga menggangu fungsi retina.
Lama kelamaan, gangguan ini akan memengaruhi tekanan pada mata yang berujung pada glaukoma atau bahkan kebutaan.
Karena itu, mencegah diabetes dengan mengurangi konsumsi makanan manis menjadi salah satu cara pencegahan glaukoma.
Selain makanan, ternyata ada beberapa penyakit yang dapat berisiko terjadinya glaukoma.
“Faktor genetik dan riwayat keluarga ada yang glaukoma, maka periksa mata pada usia 30,” ujar dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center Ikke Sumantri, melansir Kompas.com.
Ikke mengatakan, glaukoma karena faktor genetik adalah tipe glaukoma primer yang cukup banyak ditemui.
Faktor risiko lainnya, yaitu orang-orang yang memiliki penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan jantung.
Ikke menjelaskan, pada diabetes yang gula darahnya tinggi atau tidak terkontrol, pembuluh darah kecilnya bisa rusak, termasuk yang ada di mata.
Selain menyebabkan retinopati diabetic, bisa juga terjadi glaukoma.
Kemudian pada orang dengan penyakit jantung misalnya, kondisi itu bisa menurunkan suplai darah di mata.
Faktor risiko tersebut bisa menyebabkan rusaknya saraf mata hingga terjadilah glaukoma.
Selain itu, penggunaan obat yang mengandung steroid secara berlebihan juga akan meningkatkan tekanan bola mata dan berisiko terkena glaukoma. (*)
(Andrakp/Tribunjualbeli.com
