zoom-in lihat foto Ternyata Bawang Merah Tak Boleh Dimakan Orang dengan 5 Kondisi Ini
Meski bawang merah banyak manfaat, ternyata ada beberapa orang yang tidak boleh mengonsumsinya | Tribunnews.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Tahukah kamu bahwa bawang putih dan bawang merah punya manfaat yang baik bagi kesehatan?

Yak, memang sudah bukan rahasia lagi kalau bawang putih memang sangat bagus untuk dikonsumsi setiap hari, begitu juga dengan bawang merah.

Namun sayangnya, tidak sembarang orang bisa mengonsumsi bawang merah.

Hal ini dikarenakan karena bawang merah ternyata punya efek samping yang bisa membahayakan tubuh kita, lho!

Apalagi kalau dikonsumsi sama orang dengan beberapa kondisi tertentu.

Berikut kondisi orang yang enggak diperbolehkan makan bawang merah! 

BACA JUGA: Cukup Gunakan Bawang Merah untuk Mengatasi Kerontokan dan Kebotakan Rambut, Begini Caranya

BACA JUGA: Rasakan Manfaat Menakjubkan Usai Minum Susu Campur Bawang Putih

1. Gangguan perdarahan

Bawang merah bisa memperlambat pembekuan darah.

2 dari 4 halaman

Ada kekhawatiran bahwa bawang merah dapat meningkatkan risiko perdarahan ketika diminum sebagai obat.

Jangan menggunakan ekstrak bawang atau bawang bombai dalam jumlah banyak jika sedang mengalami gangguan pendarahan.


2. Alergi

Orang-orang yang alergi terhadap seledri kemungkinan juga alergi terhadap bawang.

Sama seperti gejala alergi pada umumnya, orang yang alergi bawang merah akan mengalami ruam merah, gatal ketika bawang bersentuhan dengan kulit, hingga gatal di bagian mata.

Jika setelah makan bawang kita tiba-tiba mengalami kemerahan di kulit, pembengkakan dan kesemutan, kesulitan bernapas, atau penurunan tekanan darah, bisa jadi tanda-tanda anafilaksis.

Segeralah pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan medis.

BACA JUGA: Mengenal Ramuan Minyak Bawang Putih yang Dipercaya Bisa Membuang Racun di Tubuh Kita, Begini Cara Membuatnya

BACA JUGA: Bulan April 2021, Siap-Siap Harga Bawang Putih Akan Melonjak Tinggi, Ini Penyebabnya

3. Setelah operasi

3 dari 4 halaman

Menurut sebuah laporan oleh National Institutes of Health, sebagian besar gula harus dicerna di usus dan prosesnya menghasilkan gas.

Karena bawang secara alami mengandung fruktosa, akan meningkatkan pembentukan gas.

Hal ini membuat ketidaknyamanan apalagi bagi orang yang baru saja menjalankan operasi di dekat anus.

4. Gangguan pencernaan


Seperti yang telah dijelaskan, bawang merah dapat meningkatkan produksi gas di lambung.

Produksi gas dapat menyebabkan perut kembung, rasa ketidaknyamanan, serta bau mulut.

Gejala-gejala ini bisa lebih buruk kalau kita memiliki intoleransi makanan terhadap bawang.

Intoleransi makanan adalah ketidakmampuan saluran gastrointestinal mencerna makanan tertentu.

Meskipun tidak mengancam jiwa, intoleransi makanan juga bisa menyebabkan mual, muntah dan diare, lho!

5. Pembedahan atau operasi

4 dari 4 halaman

Bawang bisa memperlambat pembekuan darah dan menurunkan gula darah.

Secara teori, bawang merah dapat meningkatkan risiko perdarahan atau mengganggu kontrol gula darah selama dan setelah prosedur operasi.

Berhentilah menggunakan bawang sebagai obat setidaknya 2 minggu sebelum operasi yang dijadwalkan, ya! 

Selanjutnya