TRIBUNJUALBELI.COM - Dimasa pandemi seperti ini menjaga kekebalan tutuh menjadi hal utama.
Bisa dengan cara mencukupi vitamin D, karena nutrisi utamanya dapat membantu sistem imun tubuh.
Vitamin D bisa di dapatkan dari sinar matahari, makanan, dan suplemen tambahan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi.
Selama musim dingin dan flu, terutama selama pandemi, sistem kekebalan yang kuat adalah salah satu pertahanan terbaik.
Inilah yang perlu diketahui tentang vitamin D, termasuk cara menambah asupannya.
BACA JUGA : Kenali 7 Tanda Sistem Imun Tubuh Kita Melemah, Salah Satunya Tidak Bertenaga
BACA JUGA : Jarang Diketahui, Ternyata 7 Makanan Ini Bisa Lemahkan Sistem Imun Tubuh
Apa itu vitamin D? Meskipun namanya "vitamin", vitamin D secara teknis adalah hormon.
Tidak seperti banyak nutrisi penting lainnya, tubuh sebenarnya dapat menghasilkan vitamin D.
Ketika kulit terpapar sinar matahari dalam waktu yang cukup lama, tubuh dapat mensintesis vitamin D.
Kamu juga bisa mendapatkannya melalui makanan dan suplemen.
Kekurangan vitamin D dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi, tulang yang lebih lemah, dan kelelahan.
Vitamin D dan dukungan untuk kekebalan tubuh Dari influenza, batuk pilek, hingga covid-19.
Sistem kekebalan kita harus menghadapi banyak hal akhir-akhir ini.
Meskipun kamu tidak akan menemukan satu nutrisi pun yang dapat mencegahmu dari terjangkit penyakit.
Namun tingkat vitamin D yang cukup akan membantu tubuh melawan penyakit.
Satu studi cross-sectional yang meneliti lebih dari 14.000 orang menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin D serum yang lebih rendah.
BACA JUGA : Ternyata 5 Kebiasaan Ini Bikin Sistem Imun Tubuh Kita Melemah, Salah Satunya Kesepian
BACA JUGA : Minum Multivitamin untuk Imun Tubuh, Amankah Jika Dikonsumsi Tiap Hari? Ini Penjelasan Dokter
Memiliki kemungkinan 58 persen lebih tinggi untuk terkena penyakit pernapasan akut (seperti flu).
Dibandingkan dengan orang yang memiliki tingkat vitamin D yang lebih tinggi.
Para peneliti juga baru-baru ini melaporkan bahwa orang kekurangan vitamin D lebih rentan terhadap “badai sitokin”.
Virus ini lebih mematikan dari covid-19 (reaksi berlebihan sistem kekebalan yang dramatis).
Hampir 20 analisis data menunjukkan bahwa kekurangan vitamin D adalah penyebab utama tingkat keparahan gejala seseorang saat terjangkit covid-19.
Sumber vitamin D Vitamin D adalah kunci untuk sistem kekebalan yang sehat.
Meskipun kamu bisa mendapatkannya dari sinar matahari, ada beberapa makanan, seperti susu dan telur, yang secara alami kaya akan vitamin D.
Untuk mencegah defisiensi, kamu juga bisa mengonsumsi suplemen jika perlu.
Selain itu bisa juga mengonsumsi makanan yang dapat menstabilkan imun tubuh.
Seperti mengonsumsi makanan yang banyak mengandung serat dan antioksidan.
Antioksidan di sini akan membantu menetralisasi radikal bebas sehingga tubuh terhindar dari berbagai kerusakan sel dan jaringan.
Selain itu, antioksidan juga diperlukan untuk mengangkat radikal bebas yang ada dalam darah yang bisa menekan daya tahan tubuh.
Agar bisa mengasup antioksidan dalam jumlah cukup, Anda dianjurkan untuk rutin mengonsumsi buah-buahan dan sayuran bewarna-warni,
misalnya:
- Kiwi
- Jeruk
- Apel
- Anggur
- Keluarga beri Sayur-sayuran hijau
- Wortel
- Bayam
- Polong-polongan
- Biji-bijian
- Aneka jamur
- Bawang putih
(Kompas.com/Dian Reinis Kumampung)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cukupi Vitamin D agar Kekebalan Tubuh Meningkat".

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!