TribunJualBeli.com

Meski Jadi Camilan Favorit, Mengonsumsi Kuaci Secara Berlebihan Ternyata Memiliki Efek Buruk Bagi Kesehatan

zoom-in Meski Jadi Camilan Favorit, Mengonsumsi Kuaci Secara Berlebihan Ternyata Memiliki Efek Buruk Bagi Kesehatan Seperti yang kita tahu, kuaci merupakan cemilan yang berasal dari biji-bijian kecil seperti biji bunga matahari, biji semangka dan juga biji waluh.

TRIBUNJUALBELI.COM - Kuaci menjadi cemilan favorit banyak orang karena harganya yang murah dan isinya sangat banyak.

Selain itu, ngemil kuaci juga menjadi alternatif bagi mereka yang suka makan namun takut dengan makanan berat.

Seperti yang kita tahu, kuaci merupakan cemilan yang berasal dari biji-bijian kecil seperti biji bunga matahari, biji semangka dan juga biji waluh.

Biji-bijian ini kemudian menjadi makanan setelah melalui proses pengeringan dan pengasinan.

Tak hanya itu, kuaci akan bisa dinikmati setelah disangrai dan ditambahi garam agar terasa gurih.

BACA JUGA : Camilan dengan Banyak Manfaat, Ini 6 Keuntungan Bagi Tubuh Jika sering Makan Kuaci

BACA JUGA : Intip Yuk Berbagai Manfaat Biji Kuaci untuk Kesehatan

Meski menjadi cemilan murah meriah dan banyak disukai semua kalangan, namun ternyata keseringan makan kuaci bisa menyebabkan efek buruk bagi kesehatan tubuh.

Tak hanya sementara, namun efek buruk kuaci ini bisa menyebabkan penyakit serius yang berbahaya.

Simak ulasannya berikut ini

1. Menaikan Berat Badan

Banyak yang menyangka kuaci merupakan cemilan ringan yang tidak akan berpengaruh pada berat badan.


Padahal sebaliknya.

Camilan kuaci biji bunga matahari sebanyak 1 cangkir saja menyimpan kandungan kurang lebih 800 kalori.

Banyak penggemar kuaci tentunya setuju bahwa mereka sulit untuk berhenti makan kuaci ketika sudah memulainya, inilah yang dikhawatirkan sebab lebih dari 1 cangkir bisa-bisa berbahaya bagi berat badan.

Jika sampai konsumsi kuaci terlalu banyak dan overdosis, ada kemungkinan Anda bakal mengalami kenaikan berat badan karena kalori di dalam kuaci yang tinggi.

2. Kelebihan Vitamin B6

Bagaimana bisa kelebihan vitamin membuat seseorang sakit? Bukankah akan lebih sehat?

BACA JUGA : Konsumsi Kuaci Saat WFH Disebut Bisa Tangkal Infeksi Virus Corona, Simak 5 Manfaat Kesehatan Lainnya

BACA JUGA : Girls, Ini 5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi Agar Pori-pori Kulit Cepat Mengecil, Salah Satunya Kuaci

Di dalam kuaci, khususnya berupa biji bunga matahari ada kandungan vitamin B6 yang memang setiap tubuh manusia perlukan.

Sayangnya, ketika mengonsumsi kuaci dalam jumlah besar mampu menyebabkan kelebihan vitamin B6 pada tubuh.

Kelebihan dan penumpukkan vitamin B6 dalam tubuh malah akan menimbulkan banyak penyakit seperti sering mati rasa, sering kesemutan, saraf rusak, perubahan psikis, tubuh cepat lelah, sakit kepala, alergi kulit, nafas pendek atau sesak nafas, otot tegang hingga kelumpuhan.

3. Merusak Gigi

Makan kuaci memang lebih asik apabila menggigitnya dengan gigi.


Namun rupanya ketimbang kuaci biji semangka kering, biji bunga matahari justru bisa berbahaya bagi kesehatan gigi pengonsumsinya.

Jika Anda cukup sering mengemil kuaci dalam bentuk biji bunga matahari, proses membuka cangkang bijinya bila dibiasakan justru mampu menjadi pemicu gigi rusak.

Tingkat ketebalan kulitnya lebih tinggi ketimbang biji semangka kering sehingga jika terus-menerus atau terlalu sering makan kuaci berupa biji bunga matahari, waspadai gigi bisa rusak.

4. Gangguan Usus

Ngemil kuaci memang tergolong aktivitas yang seru, tapi ketika mulut kita tak mencerna biji bunga matahari secara baik, rupanya hal ini bisa berdampak buruk pada kesehatan usus.

Oleh karena itu, perlu untuk mengunyah-ngunyah kuaci biji bunga matahari dengan benar dan sempurna supaya juga usus tidak terganggu kesehatannya.

5. Mengganggu Kesehatan Ibu Hamil dan Janinnya

Lewat proses pengasinannya, kuaci menjadi camilan yang kurang sehat untuk ibu hamil dan janinnya.

Jadi apabila Anda sedang hamil, pastikan untuk mengonsumsinya pada tahap wajar dan tak berlebihan sebab pengawet dan penyedap pada kuaci berpotensi mengganggu kesehatan Anda serta calon bayi.

Ibu hamil pun sebaiknya menghindari sebab kuaci bisa menaikkan tekanan darah secara tiba-tiba.


6. Hipertensi

Pernah dengar jika terlalu sering makan asin bisa jadi darah tinggi?

Kuaci berupa biji bunga matahari sekalipun telah melalui proses penambahan garam sehingga rasanya saat dikonsumsi akan gurih.

Namun bagi Anda yang memang sudah punya riwayat atau risiko tekanan darah tinggi, pastikan untuk tak mengonsumsinya terlalu banyak atau tekanan darah bakal melonjak.

7. Risiko Kanker Hati

Menurut studi yang dilakukan oleh Michigan State University, seperti dilansir dari Detik Health, ada aflatoxin yang kerap dijumpai pada biji bunga matahari di mana toksin ini sebenarnya jamur Aspergillus-lah yang menghasilkannya sehingga jika dikonsumsi mampu meningkatkan potensi terkena kanker hati.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Jadi Cemilan Favorit Ternyata Kuaci Memiliki Efek Buruk Bagi Tubuh, Bisa Sebabkan Penyakit Parah Ini, 
Penulis: Nadia Elrani
Editor: Sudarwan

Editor: Andra Kusuma
Sumber: Tribunnews.com




Artikel Terkait :