TRIBUNJUALBELI.COM - Tren merawat tanaman booming di Indonesia sejak situasi pandemi Covid-19 yang mengharuskan lebih banyak di rumah saja.
Saat ini begitu banyak orang yang antusias menaruh berbagai jenis tanaman di sudut rumahnya.
Salah satu yang memang disukai banyak kalangan adalah tanaman yang bisa diletakkan dalam rumah atau jenis indoor.
Tanaman ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental seseorang, sehingga orang tersebut merasa lebih baik dari sebelumnya.
Misalnya, tanaman dapat membantu mengurangi rasa cemas dan stres, serta memicu kreativitas.
BACA JUGA: Tak Perlu Nyalakan AC atau Kipas, 7 Jenis Tanaman Ini Bikin Ruangan Jadi Sejuk
BACA JUGA: 5 Tanaman Ini Mudah Tumbuh di Dalam Rumah, Cocok untuk Percantik Ruangan
Namun, ada beberapa masalah umum yang kerap dihadapi ketika seseorang merawat tanaman indoor.
Misalnya, tanaman yang disiram terlalu banyak air atau tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Pada akhirnya, tanaman indoor tersebut lama kelamaan akan mati jika dibiarkan dalam kondisi yang tidak sehat.
Imelda Akmal, melalui buku berjudul "Indoor Pot Plant" berbagi sejumlah tips singkat untuk mengatasi masalah yang umum dihadapi tanaman indoor.
Beberapa di antaranya, seperti:
1. Kurang asupan air
Salah satu masalah umum yang terjadi pada tanaman indoor yang diletakkan dalam pot adalah tanaman tampak layu.
Ini disebabkan oleh kurangnya asupan air, hawa ruangan yang terlalu dingin dan ruangan yang terkena terlalu banyak angin.
Untuk mengatasinya, cobalah memeriksa kelembapan media tanam. Jika media tanam kering, cobalah rendam di dalam air selama setengah jam.
Jika masih terlalu lembap, pindahkan ke media tanam yang lebih kering, lalu taruh di tempat berudara tapi tidak berangin.
BACA JUGA: Kenalan Yuk dengan Happy Bean, Tanaman Hias yang Diprediksi Booming Tahun Ini
BACA JUGA: Jarang yang Tahu Ternyata Beberapa Tanaman Hias Ini Beracun, Jangan Dipelihara Meski Cantik
2. Terlalu banyak asupan air
Jika Anda menyadari ujung daun tanaman indoor menjadi kecokelatan, bagian bahwa daunnya menguning dan daunnya berguguran, artinya tanaman terlalu banyak mendapatkan asupan air.
Sering kali, batang tanaman tersebut juga berbintik-bintik. Jika hal ini terjadi, biarkan pot mengering sebelum disiram ulang.
Pertimbangkan untuk meletakkan tanaman ke pot dengan kualitas lebih baik, dengan media tanam yang lebih kering. Jangan sampai air memenuhi dasar piring atau wadah pot.
3. Terlalu banyak diberi pupuk
Masalah lainnya yang mungkin terjadi pada tanaman indoor dalam pot adalah terlalu banyak diberi pupuk.
Beberapa tanda yang bisa terlihat antara lain tanaman tumbuh mengurus, serta timbul garis kuning atau permukaan putih yang mengeras pada bagian pot.
Untuk mengatasi masalah ini, pindahkan materi tanaman yang masih baik ke pot lain yang lebih bersih. Kemudian, gunakan pupuk sesuai dengan takaran dalam kemasan.
4. Terpapar sinar matahari berlebih
Tanaman yang tampak memutih dengan daun mengering dan bercak cokelat menandakan tanaman tersebut terkena sinar matahari berlebih.
Jika tanaman Anda mengalamin hal ini, cobalah memindahkan posisi tanaman tersebut jauh dari sinar matahari langsung.
5. Kurang terkena sinar matahari
Masalah ini juga banyak dialami oleh tanaman-tanaman indoor, di mana mereka tidak mendapatkan sinar matahari yang cukup.
Beberapa tanda yang bisa terlihat antara lain tanaman tumbuh kurus dan panjang dengan jarak antardaun yang berjauhan.
Selain itu, tanaman yang baru tumbuh dan kekurangan sinar matahari biasanya cenderung melemah, kecil dan tampak pucat.
Solusinya, pangkaslah tanaman yang kurus lalu pindahkan ke tempat yang lebih terang.
Namun, pastikan tanaman tidak terpapar sinar matahari langsung.
6. Kepanasan
Tanaman yang tidak mendapatkan cukup kelembapan atau terlalu kepanasan juga tidak akan tumbuh dengan baik dan sehat.
Tanaman yang mengalami masalah tersebut biasanya memiliki permukaan daun yang kecokelatan dan keriting.
Untuk mengatasinya, pindahkan tanaman ke ruang yang lebih sejuk, tetapi tetap terang. Usahakan ruangan tersebut memiliki jendela.
Buka jendela tersebut dan semprot daun sedikit demi sedikit menggunakan sprayer.
7. Kurang asupan pupuk
Tanaman indoor juga bisa kekurangan asupan pupuk. Jika kondisi itu terjadi, pertumbuhan tanaman akan terhenti dan mengecil dari biasanya.
Daunnya pun menjadi pucat. Untuk mengatasi masalah ini, gunakan takaran pupuk yang benar untuk tanaman indoor dalam pot.
Beri tanaman tersebut pupuk yang mudah larut agar pemulihannya lebih cepat.
Nah, jika Anda masih kebingungan menghadapi permasalahan tanaman indoor yang telah dipaparkan, cobalah mencari informasi misalnya ke toko atau penjual tanaman sehingga Anda mendapatkan saran perawatan tanaman yang tepat.
(Kompas.com/Nabilla Tashandra)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ketahui, 7 Masalah Umum pada Tanaman Indoor dan Solusinya

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!