TRIBUNJUALBELI.COM - Buat Anda pemilik motor matic khususnya Honda, cobalah perhatikan kotak hitam yang ada di dekat CVT.
Mesin CVT dari Honda memiliki kotak hitam yang menonjol pada bagian belakang dari CVT.
Kotak hitam tersebut letaknya dekat dengan suspensi belakang.
Lalu apakah sebenarnya fungsi dari kotak hitam tersebut?
Endro Sutarno, Technical Service Division PT. Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, kalau kotak hitam tersebut berfungsi sebagai pelindung sensor kecepatan di ban belakang.
BACA JUGA : Cek Harga Motor Suzuki Terbaru Pasca Joan Mir Juara Dunia MotoGP 2020
BACA JUGA : 3 Pilihan Motor Sport Honda Bekas di Berbagai Wilayah, Cek Harganya di Sini
“Fungsinya sebagai cover dari speed sensor yang ada di bagian belakang motor,” kata Endro kepada Kompas.com
Fungsi dari sensor kecepatan yang pertama yaitu untuk menginformasikan kecepatan kendaraan.
Fungsi selanjutnya yaitu untuk syarat dari kerjanya Idling Start Stop (ISS) pada skutik Honda.
“Peletakan speed sensor dibelakang karena yang dibaca oleh sensor adalah gigi transmisi, dan letaknya ada di belakang CVT, dekat roda belakang."
"Untuk motor yang tidak ISS tetap ada speed sensornya,” ucap Endro.
Jangan Ditutup, Ini Fungsi Penting Lubang Kecil di Bawah Knalpot yang Jarang Diketahui
Mungkin masih banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari bahwa pada knalpot motor terdapat lubang kecil.
BACA JUGA : Apa Jadinya Motor Jadul Diisi dengan Pertamax? Ini Jawaban Ahli Otomotif
BACA JUGA : Perlu Dipahami Beda Antara DP dan TDP Ketika Membeli Motor atau Mobil Secara Kredit
Keberadaan lubang kecil itu bukan karena kerusakan atau cacat produksi.
Melainkan memang didesain sedemikian rupa dan memiliki fungsi yang cukup penting.
Dan mungkin banyak yang belum memahami kegunaan dari lubang kecil pada knalpot.
Lubang yang berukuran beberapa milimeter dan berada di sisi bawah knalpot itu mempunyai fungsi yang cukup penting.
Kepala Mekanik Ahass Cahaya Sakti Motor Sragen Joko Purnomo menjelaskan, keberadaan lubang kecil pada knalpot berfungsi sebagai pembuangan air.
Sehingga, saat knalpot kemasukan air, maka otomatis air akan keluar melalui lubang kecil tersebut.
“Fungsinya adalah untuk pembuangan air."
"Jadi jika ada air yang masuk bisa langsung keluar melalui pembuangan tersebut,” ujarnya saat dihubungi KOMPAS.com.
Maka dari itu, Joko menyampaikan, lubang kecil tersebut jangan sampai tersumbat atau bahkan sengaja ditutup.
Kalau hal itu terjadi, maka air yang masuk ke knalpot akan tertahan di dalam.
Dampaknya bisa saja membuat knalpot mudah keropos, karena air tidak bisa keluar.
“Efeknya knalpot bisa rusak keropos, hal ini disebabkan karena air yang masuk tidak bisa keluar melalui lubang kecil yang sudah ada tersebut,” ucapnya.
Joko melanjutkan, jika air yang masuk ke knalpot cukup banyak, maka tidak hanya bisa knalpot saja, tetapi bisa saja masuk ke dalam mesin.
Kondisi ini cukup berbahaya, karena bisa merusak mesin.
“Kalau airnya tidak banyak, air bisa langsung keluar. Tetapi, kalau air yang masuk banyak misalkan dikendarai saat menerjang genangan banjir air bisa masuk ke mesin, sehingga bisa merusak,” kata dia.
Maka dari itu, keberadaan lubang kecil itu tetap diperhatikan dan jangan sampai tersumbat atau tertutup.
Hal ini untuk mengantisipasi adanya air di dalam knalpot yang bisa membuat keropos
(Kompas.com/Muhammad Fathan Radityasani)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fungsi Tonjolan Hitam Di Bagian Belakang CVT Skutik Honda"

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!