TribunJualBeli.com

Jangan Biarkan SIM dan STNK Anda Disita Orang Lain Saat Alami Kecelakaan, Ini Penjelasannya

zoom-in Jangan Biarkan SIM dan STNK Anda Disita Orang Lain Saat Alami Kecelakaan, Ini Penjelasannya Ilustrasi kecelakaan, jangan biarkan SIM dan STNK Anda disita orang lain selain petugas berwenang | Tribun Medan

TRIBUNJUALBELI.COM - Pernahkah SIM dan STNK Anda disita saat terjadi kecelakaan?

Misalnya saja Anda berserempetan dengan kendaraan lain kemudian karena Anda dianggap bersalah, korban lalu meminta ganti rugi atau malah langsung minta SIM dan STNK untuk disita sementara.

Dalihnya SIM dan STNK disita, sebagai jaminan untuk langkah kekeluargaan yang dituntut oleh yang merasa jadi korban kecelakaan.

Meski tidak dibenarkan hukum, tampaknya “menyita” sementara SIM dan STNK Penabrak sudah menjadi tradisi yang dilakukan para korban tabrakan.

BACA JUGA : Blokir STNK Bagi Telat Pajak 2 Tahun Segera Berlaku, Ini Aturannya

BACA JUGA : Cara Mengubah Kesalahan Data pada BPKB dan STNK, Ini Syarat dan Tarifnya

Jangan Mau SIM dan STNK Anda Disita Selain Petugas Saat Alami Kecelekaan, Ini Penjelasannya | Lingkar Jatim
Ilustrasi jangan biarkan SIM dan STNK disita saat ada Kecelakaan | Lingkar Jatim

Menanggapi hal itu, Kasat Lantas Wilayah Jakarta Barat Kompol Hari Admoko mengatakan bahwa hal itu tergantung kesepakatan saja.

"Yang jelas berhak menyita SIM dan STNK hanya Polisi, kalau kasus itu diselesaikan sendiri oleh para pihak yang terlibat kecelakaan maka itu tinggal kesepakatan para pihak saja karena di luar sepengetahuan Polisi."

"Tapi kalau merupakan kesepakatan para pihak dan sebagai jaminan ya silahkan saja," kata Kompol Hari Admoko kepada GridOto.com.

Hari mengaku, tak seharusnya yang menjadi korban menahan surat-surat si penabrak.

Halaman
12345

Editor: Achadiyah Nurul
Sumber: GridOto




Artikel Terkait :