TRIBUNJUALBELI.COM - Mungkin kamu pernah mendengar istilah anyang-anyangan.
Anyang-anyangan adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki keinginan secara terus menerus untuk buang air kecil namun tidak keluar atau yang keluar sedikit.
Biasanya muncul nyeri atau perih saat seang buang air kecil atau setelahnya.
Gejala anyang-anyangan yaitu merasa perlu ke kamar mandi lebih sering dari biasanya, dan berkeinginan untuk sering buang air kecil walaupun sebenarnya tidak perlu.
Ada beberapa penyebab dari anyang-anyangan, diantaranya yaitu infeksi, peradangan kandung kemih, makanan dan minuman tertentu serta penyakit kandung kemih atau kelenjar prostat.
Baca juga : Pernah Ngerasain 'Anyang-anyangan' atau Kencing Tak Tuntas? Waspadalah, Ini 5 Penyebabnya
Baca juga : Air Kencing Anda Berwarna Kuning Tua? Jangan Diabaikan, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Namun jika penyebab anyang-anyangan berasal dari gaya hidup, beberapa cara ini bisa dilakukan untuk mengatasinya seperti yang TribunJualbeli lansir dari Hellosehat.
1. Membatasi minuman kafein dan beralkohol
Kedua minuman ini bersifat diuretik dan menambah volume urine normal yang dihasilkan oleh ginjal.
Minuman diuretik membantu mengeluarkan bakteri dan saluran kemih karena lebih sering buang air kecil.
Tetapi, diuretik memaksa lebih banyak cairan keluar dari tubuh sehingga rentan terkena dehirasi.
2. Tidak menahan kencing dan kencing sampai tuntas
Jangan menahan kencing karena bisa meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kemih.
Begitu juga saat kencing tidak tuntas.
Karena kedua kebiasaan ini bisa membuat bakteri terjebak di kandung kemih dan berkembang biak di dalamnya.
Gejala utama infeksi saluran kemih yaitu rasa anyang-anyangan.
Baca juga : Waspada Jika Saat Tertawa atau Batuk Anda Mengeluarkan Air Kencing, Bisa Jadi Gejala Kesehatan Serius
Baca juga : Kenali 5 Alasan Lain Kita Sering Kebelet Kencing Selain Banyak Minum
3. Meminum air putih yang cukup
Minumlah air putih yang cukup, karena ketika kurang air minum bisa membuat dehidrasi.
Ketika dehidrasi kadar air di dalam urine menjadi berkurang sehingga urine menjadi terkonsentrasi.
Urine yang terkonsentrasi ini bisa mengiritasi kandung kemih dan bisa menimbulkan nyeri ketika buang air kecil.
Jangan lupa untuk minum minimal 8 gelas perhari agar saluran kemih bisa terjaga dengan baik.
4. Membersihkan organ intim dengan benar
Setelah selesai buang air kecil, pastikan selalu membersihkan alat kelamin dengan benar.
Bersihkan ari arah depan ke belakang.
Hal ini bertujuan untuk mencegah perpindahan bakteri dari anus ke saluran kencing terutama bagi wanita.
( Zahrina/TribunJualBeli)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!