zoom-in lihat foto Honda 'Bangkitkan' Lagi Astrea Grand, Harga Barunya 2 Kali Lipat Banderol Revo X
Motor Legendaris di Indonesia, Honda Astrea Grand | TMC Blog

TRIBUNJUALBELI.COM - Nama Astrea Grand sebagai salah satu produk sepeda motor Honda cukup melegenda di Tanah Air.

Motor bebek ini terakhir diproduksi pada 2002 silam.

Setelah 18 tahun nama Astrea Grand tak terdengar, ternyata Honda kembali membangkitkannya.

Bukan oleh PT Astra Honda Motor (AHM), melainkan oleh Honda Yunani.

Motor Bebek Honda Astrea Grand Yunani | Kompas.com
Motor Bebek Honda Astrea Grand Yunani | Kompas.com

BACA JUGA : Selain Honda Astrea, Berikut Daftar Motor Bekas yang Banyak Direstorasi, Harganya?

BACA JUGA : Honda Astrea Naik Daun, Harganya Menggila! Simak Daftar Harga Sparepart-nya Untuk Restorasi

Namun, hanya penamaannya saja yang memanfaatkan nama legendaris Astrea Grand.

Sedangkan untuk motornya sendiri, sebenarnya sama seperti Revo 110 Absolute atau Revo X di Indonesia.

Desain bodi, fitur yang disematkan, hingga spesifikasi mesin juga sama seperti Revo X.

Benar-benar hanya namanya saja yang berbeda.


2 dari 4 halaman

Motor bebek ini menggunakan mesin SOHC 4-tak berkapasitas 109,17 cc.

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 8,91 PS pada 7.500 rpm dan torsi 8,76 Nm pada 6.000 rpm.

Pada situs resmi Honda Yunani, tercantum banderol dari Astrea Grand tersebut.

Harganya cukup fantastis, yaitu 2.280 euro atau sekitar Rp 39,8 jutaan.

Motor Bebek Honda Revo X | Kompas.com
Motor Bebek Honda Revo X | Kompas.com

BACA JUGA :  Review Motor Bebek Baru Honda CT125, Dijual Segini di Indonesia

BACA JUGA :  Motor Matik yang Sempat Dicap Gagal Jual Tapi Sekarang Justru Diburu Kolektor

Dengan kurs 1 euro sebesar Rp 17.469.

Di Indonesia, Revo X hanya dibanderol Rp 16.605.000 (OTR Jakarta).

Perbedaannya lebih dari dua kali lipat.

Kurang Laku di Pasaran, 6 Motor Ini Dianggap Produk Gagal

3 dari 4 halaman

Kata pujangga, tak ada yang sempurna di dunia ini.

Yap, semua hal pasti punya kekurangan, bahkan jatuh bangun dari kegagalan.

Hal tersebut juga berlaku di dunia otomotif.


Banyak banget produk otomotif yang beredar di Indonesia.

Sayangnya, nggak semuanya laku, bahkan di antaranya ada yang dianggap produk gagal.

Dilansir dari berbagai sumber, ini dia 6 motor yang dianggap produk gagal di Indonesia.

Cekidot!

1. Honda Karisma

Honda Karisma muncul pada tahun 2000an menggantikan tugas mulia Honda Legenda sebagai motor irit dengan kapasitas bagasi yang cukup besar.

Namun Karisma dianggap sebagai motor bongsor, terutama bagian ekor yang menurut banyak orang terlalu lebar dan besar.

4 dari 4 halaman

BACA JUGA : Ketahui dan Kenali 4 Penyakit Kambuhan Motor Matik yang Sering Rewel

BACA JUGA : Murah Meriah, Ini 10 Deretan Motor Matik Bekas yang Dibanderol di Bawah 5 Juta Rupiah

Padahal Karisma hadir dengan banyak inovasi yang sekarang ini jadi ngetren.

Misalkan indikator bensin non-jarum alias digital.

Padahal Honda Supra yang rilis setelahnya masih pertahankan indikator jarum.

Nggak kayak Supra yang "digoreng" jadi Supra V, Supra XX, Supra Fit, dan masih banyaklah "gorengannya", Karisma cuma muncul dua kali yaitu Karisma dan Karisma X dan dua-duanya nggak laku.


2. Honda CS-1

Produk Honda yang satu ini juga terbilang kebangetan.

Abisnya nggak jelas! Bebek bukan, motor sport juga bukan, dibilang bebek sport juga rasa-rasanya nggak pas.

Desain head-nya pengen kayak CBR yang MotoGP look tapi setangnya bebek.

Kan aneh. Padahal velg racing-nya keren, ekornya juga bagus.

Di bagian tengah semacam ada tangki tapi bukan tangki.

Maksudnya apa, sih?

Apalah ada desainer motor ini...

3. Honda Absolute Revo

Hadeh, sepeda motor yang satu ini juga termasuk mengada-ada.

Emang, sih, waktu awal rilisnya nggak begitu kedengeran.

Intinya Honda Absolute Revo didesain dengan bentuk 90% motor bebek.

Tapi bertransmisi matic.

Jadi bodi bebek, mesin matic gitulah. Aneh kan?

Di Thailand Honda Absolute Revo bernama Wave.

Rilis pada tahun 2010 hanya sampai 2013, Honda Absolute Revo berhenti diproduksi karena nggak memenuhi selera pasar.

Ya iyalah, orang aneh juga motornya.

BACA JUGA : Motor Listrik Baru dari Viar, Murah Cuma Rp 5 Jutaan

BACA JUGA : Ikut Lelang Bisa Dapat Mobil dan Motor Murah Loh, Begini Tipsnya untuk Pemula

4. Yamaha Lexam

Nyatanya, Yamaha juga pernah ngeluarin sepeda motor bodi bebek dengan mesin matic.

Responnya juga nggak kalah mengecewakan dibanding Honda Absolute Revo.

Padahal kalo dilihat dari tampilannya, Yamaha Lexam ini Jupiter Z dan Jupiter MX look banget kan?

Rilisnya Yamaha Lexam juga hampir berbarengan dengan Honda Absolute Revo. Yaitu pada 2010 dan diberhentikan produksinya pada 2013.

Alasannya sederhana, karena nggak laku.

5. Suzuki Arashi

Suzuki Arashi adalah produk yang diklaim Suzuki sebagai mahakarya pada 2006 silam.
Arashi diproduksi guna menggantikan Shogun yang sejak thaun 90an mengabdi banyak pengendara.

Sayangnya, respon pasar nggak semanis yang diharapkan Suzuki.

Arashi emang didesain sporty dengan headlamp di bagian tebeng, bukan di bagian depan setang.

Alhasil cahaya yang dihasilkan hanya bisa lurus ke depan, nggak ikut berbelok ketika setang dioperasikan.

Banyak yang berpendapat juga, desain Arashi terlalu nyentrik pada waktu itu.

6. Kawasaki Edge

Karena mengusung bodi motor yang lancip hampir di semua sisi, motor bebek besutan Kawasaki ini diberi nama Kawasaki Edge.

Dirilis pada 2010, motor bebek ini sebenarnya 'baik-baik' aja.

Bahkan dilansir dari Tribunnews.com dan Gridoto.com, motor ini pernah digarap Ibnu Sambodo dari Manual Tech buat dipakai race Hadi Wijaya dan jadi juara Asia saat balapan di Qatar tahun 2011.

Sayangnya respon pasar juga nggak sebaik yang diharapkan Kawasaki.

Motor ini dirilis hampir bersamaan dengan banyak brand di Indonesia yang ramai-ramai ngeluarin motor matic.

Alhasil pemasaran motor ini menjadi tenggelam dan 'masa bakti'-nya terhitung cepat di Indonesia.

(Kompas.com/ Donny Dwisatryo Priyantoro)

Sebagian artikel ini sudah tayang di laman Kompas.com dengan judul Honda Astrea Grand Lahir Kembali, Tembus Rp 39 Jutaan

Selanjutnya