TRIBUNJUALBELI.COM - Peristiwa penangkapan salah satu pengusaha jual-beli HP telah membuat jagat maya gempar.
Seperti yang kita tahu, PS merupakan pemilik PStore yang dikenal dengan toko yang menjual HP dengan harga relatif murah.
Pada hari Selasa (28/7), pihak Bea dan Cukai Wilayah Jakarta menyatakan bahwa PStore telah melanggar hukum dengan menjual HP ilegal.
BACA JUGA :
PS Store Kena Kasus Ponsel Ilegal, Coba Bandingkan Harga Jual iPhone Murah dan Resmi iBox
Mulai 2000 rupiah, Ini Daftar Harga Paket Internet Malam Telkomsel Terbaru
"Kami saat itu mendatangi store PS, kami minta tunjukkan dokumen-dokumennya, dia mengaku tidak ada dokumen dan ternyata memang ilegal," kata Ricky MH, Kasi Bimbingan Kepatuhan dan Kehumasan Kanwil Bea Cukai Jakarta, dikutip dari Kontan.co.id.
Kondisi ini tentunya bisa saja merugikan kamu sebagai konsumen smartphone.
Pasalnya, Pemerintah Indonesia saat ini sedang menjalankan protokol pemblokiran IMEI bagi HP ilegal.
Maka dari itu, simak yuk bagaimana caranya untuk bisa membedakan mana HP ilegal atau resmi melalui langkah mudah berikut ini!
1. Cek IMEI via Situs Web
Metode pertama ini merupakan cara yang cukup mudah untuk kamu lakukan sebelum membeli sebuah HP.
Seperti yang kita tahu, setiap ponsel tentunya memiliki IMEI yang berbeda.
Ibarat kata, IMEI merupakan KTP untuk deretan HP yang tersebar di Indonesia.
Jadi kamu bisa langsung mengeceknya melalui situs web https://imei.kemenperin.go.id/
Tapi sebelumnya, kamu bisa menekan tombol *#06# di HP untuk mengetahui nomor IMEI dari HP.
BACA JUGA :
HP Ilegal Black Market Akan Segera Dihapus, Simak Keuntungan Beli Ponsel dengan IMEI
Mengenal DIRBS, Alat Pemerintah untuk Blokir HP Ilegal di Indonesia
2. Pakai Garansi Distributor
Ciri-ciri selanjutnya adalah HP ilegal selalu menggunakan garansi distributor.
Alasannya jelas karena sejumlah smartphone black market didatangi tidak melalui vendor resmi di Indonesia.
Hal ini pun membuat deretan HP ini tidak akan bisa diservice di service center resmi.
3. Beberapa Software Tidak Kompatibel
Untuk poin ketiga, kamu bisa mencoba untuk melihat apakah HP bisa kompatibel dengan seluruh software atau tidak.
Pasalnya, ada beberapa HP ilegal yang tidak menjalankan semua aplikasi di dalam perangkat.
Kendati demikian, kamu juga harus ingat jika itu terjadi, bukan berarti HP itu rusak.
Tapi HP black market tersebut mengikuti standar produksi asalnya di luar negeri.
BACA JUGA :
Waspadai Penipuan Pinjaman Online dan Investasi Ilegal di Indonesia, Ini Daftar Perusahaannya
Kenali 7 Karakteristik Fintech Pinjol Ilegal yang Harus Dihindari, Supaya Tidak Terjebak dan Tertipu
4. Box Berbahasa Asing
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah mewajibkan barang yang masuk ke Indonesia untuk menggunakan Bahasa Indonesia dalam kotak pembungkus maupun manual.
Aturan ini berlaku juga untuk HP. Karena itu jika kotak pembungkus HP Anda berbahasa Inggris atau asing lainnya, bisa dipastikan ponsel tersebut masuk Indonesia secara tidak resmi.
Nah, itulah cara mudah yang bisa kamu lakukan untuk bisa membedakan mana HP ilegal dan resmi.
Semoga informasi ini dapat membantu kamu yang sedang merasa ketakutan kalau ke depannya HP yang dibeli di PStore diblokir oleh Pemerintah. (Nextren/Fahmi Bagas)
Artikel ini sudah tayang di laman Nextren dengan judul Cara Mudah Bedakan Ponsel Ilegal dan Legal, Jangan Tertipu Harga Murah

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!