zoom-in lihat foto Saat yang Tepat untuk Jual Rumah, Tren Pencarian Tanah Melonjak Drastis
Saat yang Tepat untuk Jual Rumah, Tren Pencarian Tanah Melonjak Drastis | shutterstock via Kompas.com

TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang sangka di tengah situasi ekonomi tidak menentu malah tren pencarian tanah melonjak drastis.

Pasalnya, selama new normal, tren pencarian tanah mengalami peningkatan signifikan.

Orang berbondong mencari properti hingga tercatat kenaikan tajam sebesar 60%.

Menurut riset yang dilakukan 99 Group dalam kurun Mei- Juni 2020, pencarian tanah melalui portal properti yang dikelola 99 Group naik tajam sebesar 60 persen.

Hal ini sejalan dengan tren pencarian rumah tapak atau landed house yang masih menjadi primadona pencarian di antara tipe properti lainnya.

Rumah Dijual di Berbagai Kota Lokasi Strategis Harga Bisa Nego

Saat yang Tepat untuk Jual Rumah, Tren Pencarian Tanah Melonjak Drastis
Saat yang Tepat untuk Jual Rumah, Tren Pencarian Tanah Melonjak Drastis | shutterstock via Kompas.com

"Perubahan positif terjadi dari April ke Mei 2020. Kami menemukan kenaikan pencarian sebesar 60 persen. Sementara itu pada Juni, kenaikan masih terjadi sebesar 50 persen," tutur Country Manager 99 Group Indonesia Maria Herawati Manik dalam konferensi virtual, Kamis (16/7/2020).

BACA JUGA:

Semua Harga Rumah di DKI Jakarta Diatas 1 Miliar Rupiah, Hunian Murah Sudah Langka

Simak, Ini Inspirasi Ruang Makan Penuh Gaya untuk Rumah Mungil

2 dari 3 halaman

Sayangnya, peningkatan pencarian ini tidak dibarengi dengan suplai tanah yang mengalami penurunan drastis sejak kurun Januari-Februari 2020 sebesar 90 persen.

Penurunan terus berlanjut hingga Februari-Maret sebesar 28 persen.

Sementara untuk permintaan dan suplai harga properti saat new normal, riset 99 Group menunjukkan tidak ada perubahan fundamental.

Properti dengan harga kurang dari Rp 300 juta paling banyak dicari, yaitu sebesar 30 persen.


Sementara itu dari sisi suplai, properti dengan harga Rp 2 miliar-Rp 5 miliar paling mendominasi dengan angka 22,5 persen.

“Berdasarkan riset pasar, tercatat bahwa tren suplai dan pencarian mengalami peningkatan konstan pada Mei ke Juni 2020. Hal ini menunjukkan bahwa asa terhadap sektor properti kian membaik,” ungkap Maria.

Oleh karena itu, Maria memastikan, bahwa Juni 2020 merupakan momentum kenaikan permintaan dan suplai properti.

Sedangkan untuk lokasi properti yang paling banyak diincar pada masa normal baru adalah kawasan Jakarta Selatan dengan angka 19,5 persen.

BACA JUGA:

Program Andalan Gubernur Anies Baswedan Rumah DP 0 Rupiah Sepi Peminat, Ini Penyebabnya

3 dari 3 halaman

Intip 4 Tips untuk Membuat Rumah Kecil Terasa Lebih Luas

Disusul Tangerang 16,5 persen, Bandung 15,2 persen, Jakarta Barat 9,4 persen, dan Jakarta Timur 8,9 persen.

(Kompas.com/Hilda B Alexander)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Tren Pencarian Tanah Melonjak 60 Persen Selama "New Normal

Selanjutnya