TRIBUNJUALBELI.COM - Kentut termasuk bagian normal dari proses pencernaan dan merupakan hasil dari aktivitas bakteri di dalam saluran pencernaan.
Setiap orang bisa kentut sebanyak 5 sampai 15 kali setiap hari.
Sering kentut atau flatulensi emang bisa bikin orang salah tingkah dan nggak nyaman.
Tapi kondisi ini juga bisa menandakan gejala gangguan medis.
Seseorang dikatakan terlalu sering kentut kalo dia buang gas lebih dari 20 kali dalam sehari.
Nah, apa kamu termasuk salah satunya? Beberapa kondisi di bawah ini mungkin bisa menjelaskan mengapa seseorang terlalu sering kentut:
1. Perubahan pola makan
Perubahan pola makan bisa bikin sering kentut. Misalnya, jadi vegetarian, menghindari konsumsi kelompok makanan tertentu, atau menambahkan jenis suatu makanan ke menu makan sehari-hari.
Biasanya, gejala sering kentut bakal berkurang setelah tubuh beradaptasi dengan pola makan baru tersebut.
BACA JUGA : Simak, Ini 4 Hal yang Terjadi Saat Menahan Kentut Bagi Tubuh dan Kesehatan
2. Konsumsi makanan tertentu
Beberapa jenis makanan menghasilkan gas lebih banyak dalam saluran pencernaan. Jenis makanan yang nimbulin gas biasanya karbohidrat.
Salah satunya adalah ubi jalar. Ubi jalar kerap dikaitkan dengan kondisi lebih sering kentut setelah mengonsumsinya. Pasalnya, ubi jalar mengandung glukosa bernama mannitol yang punya efek pencahar.
Sebagai akibatnya, produksi gas di lambung bakal berlebih disertai dengan peningkatan frekuensi buang gas. Sementara protein nggak bikin sering kentut.
Namun jenis protein tertentu bisa nimbulin bauk saat buang gas. Jenis makanan yang banyak menimbulkan gas meliputi makanan yang tinggi serat dan sulfur, serta mengandung gula rafinosa, tepung, sulfur, maupun gula alkohol.
Konsumsi makanan yang meningkatkan asam lambung seperti pedas, asam dan bersoda juga bisa jadi pemicu kentut.
3. Konstipasi Sembelit atau konstipasi juga bisa menyebabkan sering kentut.
Pasalnya, kotoran yang numpuk di usus besar bakal terfermentasi dan nimbulin lebih banyak gas yang kemudian menumpuk.
4. Intoleransi laktosa
Orang yang mengidap intoleransi laktosa bakal memproduksi lebih banyak gas di saluran cerna ketika ia mengonsumsi produk susu dan turunannya. Misalnya keju, mentega, dan yoghurt.
Gas terbentuk karena tubuh penderita intoleransi laktosa nggak mampu memproses laktosa, yakni sejenis protein yang terkandung dalam produk susu. Selain sering kentut, konsumsi produk susu oleh pengidap intoleransi laktosa juga akan mengakibatkan gangguan pencernaan dan sakit perut.
Oleh sebab itu, penderita harus cermat membaca komposisi suatu produk sebelum mengonsumsinya.
Artikel ini telah tayang di laman HAI Grid dengan judul Sehari Bisa Berkali-kali, Ternyata ini 4 Kondisi yang Sebabkan Sering Kentut dan Cara Mengatasinya

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!