TRIBUNJUALBELI.COM - Roti tawar dikenal sebagai makanan alternatif banyak orang khususnya masyarakat Indonesia di kala merasa bosan mengkonsumsi nasi atau mie.
Bahan makanan berbentuk kotak ini kerap menjadi menu yang dihidangkan saat sarapan atau sebagai pilihan untuk aktivitas nyemil.
Selain menyehatkan, roti tawar juga dianggap cukup praktis dalam cara menyajikannya dan bisa divariasikan dengan bahan makanan lain untuk menambah rasa lezatnya, seperti ditambahkan selai, susu, atau daging.
Kita cari tahu, yuk, tips menyimpan roti tawar agar awet dan tahan lama.
Jamur di Roti Tawar dan Perubahan Tekstur Roti
Salah satu penyebab roti tawar tidak awet disimpan lama adalah jamur yang tumbuh pada roti.
Jamur yang muncul pada roti tawar itu adalah jamur kapang. Jamur kapang mengambil nutrisi dari inang yang ditumbuhinya, teman-teman.
Jadi, sebenarnya saat ada jamur di roti kita, jamur itu sedang mencari makanan,
Jenis jamur kapang yang suka mencari karbohidrat pada roti adalah jamur apergilus.
Ia bisa memperpanjang filamen atau benang-benang yang membentuk cabang tubuhnya. Makanya, jamur pada roti yang kita lihat itu bercabang-cabang, teman-teman.
Selain karena jamur, roti juga bisa berubah teksturnya. Perubahan tekstur roti juga bisa terjadi lebih cepat karena kesalahan penyimpanan.
Misalnya, menyimpan roti di dalam kulkas tidak membantu roti lebih awet. Sebabnya, kandungan air dalam roti bergerak ke arah luar roti setelah selesai dipanggang di oven.
Menyimpan roti dalam kulkas justru bisa membantu air terus bergerak keluar dan tekstur roti berubah tidak empuk lagi.
Lalu, bagaimana tips menyimpan roti tawar agar lebih tahan lama dan tidak mudah berjamur, ya?
1. Membungkus Roti dalam Kemasan atau Aluminum Foil
Kita bisa menaruh roti ke dalam wadah, atau membungkusnya dalam wadah plastik kemasannya atau aluminium foil.
Bahkan sebenarnya roti tawar iris yang kita simpan dalam plastik kemasan aslinya bisa lebih tahan lama kelembapannya, lo.
Yang terpenting adalah tidak membiarkan roti terkena udara dari luar yang bisa mempercepat proses roti menjadi basi.
2. Menyimpan Roti di Suhu Ruang Selama Tidak Lebih dari Dua Hari
Suhu ruang yang digunakan sebagai tempat menyimpan roti sebaiknya sekitar 20 derajat Celcius.
Kita juga harus menjaga tempat penyimpanan roti tidak terkena sinar matahari langsung, kering, dan sejuk.
3. Menyimpan Roti yang Tersisa dalam Freezer
Jika roti tawar di rumah masih tersisa banyak dan belum akan dikonsumsi, sebelum teksturnya berubah dan basi, kita bisa menyimpannya dalam freezer.
Suhu rendah dalam freezer bisa menghentikan zat tepung dalam roti untuk mengkristal dan membuat roti menjadi basi.
Pastikan kita menyimpannya dalam plastik tebal seperti plastik zip-lock atau aluminium foil yang tebal dan kemudian bungkus rapat, dan ditulis tanggal penyimpanannya.
Nanti saat kita akan mengonsumsi roti yang disimpan dalam freezer ini, biarkan roti itu menjadi empuk dulu dalam suhu ruangan.
Kemudian, supaya renyah, teman-teman bisa menaruhnya dalam pemanggang roti, panci Teflon, atau oven selama beberapa menit.
Namun ini hanya bisa dilakukan sekali saja, ya, karena jika dihangatkan dan disimpan lagi roti juga akan tetap basi.
Artikel ini telah tayang dilaman Bobo.grid.id dengan judul Gunakan 3 Tips Menyimpan Roti Tawar Ini Supaya Roti Awet dan Tahan Lama, Pernah Coba?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!